JAKARTA – Pengamat menyoroti sumber dana untuk pembelian 50 pesawat baru pabrikan Amerika Serikat (AS), Boeing, sementara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mengalami kerugian yang terus membengkak.
Indonesia berkomitmen membeli 50 unit pesawat dari Amerika Serikat (AS) sesuai Agreement on Reciprocal Tariff yang disepakati kedua negara.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menegaskan Garuda akan membeli pesawat tersebut. Pengamat Penerbangan Alvin Lie menilai maskapai masih kesulitan mendanai perawatan dan peremajaan mesin pesawat.
“Masalahnya, dari mana sumber pendanaan untuk peremajaan itu. Dengan perjanjian [AS-RI] ini pemerintah akan suntik dana lagi?” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Kerugian Garuda Meningkat Tajam
GIAA mencatat rugi bersih US$182,53 juta atau Rp3,03 triliun pada kuartal III/2025. Kerugian naik 39,10% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu US$131,22 juta atau Rp2,18 triliun.
Danantara memberikan Garuda dana sebesar Rp23,7 triliun untuk perawatan pesawat Garuda Indonesia dan Citilink.
Kesulitan Mendapatkan Pinjaman Baru
Alvin Lie menyatakan Garuda kesulitan mendapatkan pinjaman baru. “Kondisi Garuda sekarang sulit karena terikat kesepakatan PKPU. Tidak mudah mendapatkan pinjaman atau kredit baru. Makanya pemerintah suntik pendanaan untuk beli mesin dan biaya perawatan pesawat,” ujarnya.
PR Besar Garuda dan Danantara
Pengamat Penerbangan Gerry Soejatman menilai Garuda dan Danantara menghadapi pekerjaan rumah besar untuk mencari dana pembelian pesawat.
“Langkah ke depannya bagaimana? Garuda dan Danantara harus mencari dana untuk membeli pesawat ini melalui utang, jaminan, dan/atau leasing,” katanya.
Harga dan Jenis Pesawat
Boeing 737Max dibanderol US$100–130 juta atau Rp1,68–2,18 triliun, sedangkan harga pasar bekas US$50–60 juta. Boeing 777X mencapai US$400–500 juta, sedangkan Boeing 787 sekitar US$250–350 juta.
Garuda mencari pengganti armada Boeing 737-800, dan Boeing 737Max menjadi kandidat utama. Maskapai membutuhkan 40–60 unit pesawat di kelas ini hingga 2030. Garuda kemungkinan mengombinasikan 737Max dengan satu tipe widebody (777X atau 787). Jika membeli 737Max seluruhnya, Garuda memerlukan dana sekitar US$5 miliar.
Sumber Dana Belum Jelas
Pemerintah dan Danantara belum menjelaskan sumber dana untuk kesepakatan perdagangan antara AS dan RI.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









