Dari Kerinci ke Dunia: Toni Indrayadi Perluas Jejaring Riset Global

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Dr. Toni Indrayadi, M.Pd., mengembangkan jejaring akademik di tingkat global. Ia mengajar sebagai dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Institut Agama Islam Negeri Kerinci. Selain mengajar, ia menelaah artikel ilmiah dari peneliti mancanegara dan mengikuti berbagai forum ilmiah internasional.

Konsisten Publikasi dan Kolaborasi

Dalam beberapa tahun terakhir, Toni membangun reputasi melalui publikasi dan kolaborasi lintas negara. Ia mengikuti proses review serta diskusi ilmiah bersama peneliti dari berbagai latar belakang.

Langkah itu memperluas jaringan profesionalnya. Ia juga memperkuat posisi akademisi Indonesia di panggung global melalui kontribusi ilmiah yang konsisten.

Baca Juga :  Disdik Kerinci Atur Jam Sekolah Selama Ramadan

Jalankan Peran Reviewer Jurnal Bereputasi

Toni menjalankan peran sebagai reviewer jurnal internasional dari Amerika Serikat, Inggris, Australia, Thailand, hingga Meksiko. Ia menilai dan memberi rekomendasi terhadap naskah ilmiah sebelum pihak jurnal memutuskan kelayakan terbit.

Melalui peran tersebut, ia menjaga kualitas publikasi ilmiah di tingkat internasional dan membangun kepercayaan komunitas akademik global.

Perkuat Kolaborasi dengan Penerbit Dunia

Selain mereview jurnal, Toni menjalin kerja sama dengan dua penerbit akademik dunia, yakni Elsevier dan Taylor & Francis. Kedua penerbit itu menunjuk Toni sebagai reviewer naskah ilmiah.

Baca Juga :  IAIN Kerinci Resmi Buka Program Doktor 

Penunjukan itu menunjukkan pengakuan internasional atas kompetensi dan integritas akademiknya.

Angkat Nama Kampus dan Indonesia

Kiprah Toni mengangkat nama Institut Agama Islam Negeri Kerinci dan dunia akademik Indonesia. Ia membuktikan bahwa dosen dari daerah mampu bersaing di tingkat global melalui karya ilmiah.

Ia menilai peneliti di berbagai negara menghadapi tantangan serupa dalam publikasi internasional. Karena itu, ia mengajak akademisi untuk menjaga tekad dan disiplin dalam meneliti agar mampu menembus jurnal bereputasi dunia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik
UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot
PPPK Dosen Disetop, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Rekrutmen
Jangan Terlewat! 10 Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka, S1 hingga Doktor
Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Ini Syarat Lengkapnya
Beasiswa Terbaru Juni 2026: Kuliah Gratis Tersedia di KIP hingga BSI, Buruan Daftar Sebelum Ditutup!
Beasiswa Sawit 2026 Resmi Dibuka, Kuota 5.000 Peserta, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:27 WIB

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:30 WIB

PPPK Dosen Disetop, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Rekrutmen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:00 WIB

Jangan Terlewat! 10 Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka, S1 hingga Doktor

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:15 WIB

Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya

Berita Terbaru

Oplus_0

Merangin

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:27 WIB