Jakarta – Untuk menyatukan ekosistem aplikasinya, Meta menyiapkan pembaruan besar untuk WhatsApp. Perusahaan ini memfokuskan perubahan pada tampilan antarmuka. Desainnya kini semakin menyerupai platform “saudaranya”, Instagram.
Pada versi beta Android 2.26.6.9, WhatsApp menghadirkan pembaruan Status di bagian atas tab Chats. Pengguna bisa langsung melihat Stories terbaru dari halaman percakapan. Lingkaran pada foto profil menandai Status tersebut, sama seperti konsep di Instagram.
WaBetaInfo Ungkap, PhoneArena Soroti Detailnya
WaBetaInfo pertama kali mengungkap temuan ini. Situs tersebut rutin memantau dan membagikan fitur uji coba WhatsApp.
Selanjutnya, PhoneArena melaporkan pada Rabu (19/2/2026) bahwa WhatsApp menempatkan kontak yang paling sering berinteraksi di urutan teratas. Kontak yang aktif membagikan Status juga muncul lebih dulu dalam daftar.
Dengan pola ini, pengguna tidak perlu lagi membuka tab Status untuk melihat pembaruan terbaru.
Tab Status Tetap Berada di Bawah
WhatsApp tetap mempertahankan tab Status. Aplikasi ini menempatkan tab Updates di bagian bawah, berdampingan dengan Chats, Communities, dan Calls.
Langkah ini memberi akses tambahan tanpa mengubah fungsi utama yang sudah ada.
Kontak yang Dimute Tetap Tidak Muncul
WhatsApp juga menjaga pengaturan privasi pengguna. Aplikasi ini tidak menampilkan Status dari kontak yang pengguna bisukan di daftar teratas.
Dengan kebijakan tersebut, pengguna tetap mengontrol konten yang ingin mereka lihat.
Baru Tersedia untuk Beta Android
Saat ini, WhatsApp menyediakan fitur tersebut untuk pengguna Android versi beta. Perusahaan belum menyampaikan informasi mengenai ketersediaan fitur serupa untuk iOS.
Karena fitur masih berada pada tahap awal pengembangan, WhatsApp masih bisa menyesuaikan tampilannya sebelum meluncurkan versi final ke seluruh pengguna.
Meta Buka Peluang Monetisasi?
Perubahan ini turut memunculkan spekulasi tentang peluang bisnis baru. Selama ini, WhatsApp beroperasi tanpa banner iklan di dalam aplikasi. Kondisi tersebut berbeda dengan Instagram dan Facebook.
Dengan tampilan Stories yang lebih menonjol, Meta memiliki ruang untuk mengembangkan strategi monetisasi. Namun hingga kini, perusahaan belum mengumumkan rencana resmi terkait hal tersebut.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









