Bek Timnas Indonesia Bersinar di Eropa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

IDP – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menunjukkan bahwa cinta tanah air bisa lebih kuat daripada kenyamanan hidup di Eropa. Meski harus meninggalkan segala kemudahan di Benua Biru, pemain berusia 23 tahun ini rela mengenakan jersey Merah Putih.
Jay mengambil keputusan berani dengan melepas paspor Belanda dan statusnya sebagai warga negara Uni Eropa. Semua itu dia lakukan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Jay bukan pemain biasa. Bahkan sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, pelatih Belanda, Ronald Koeman, sempat memasukkan Jay ke radar pantauan timnya.
Namun, Jay tetap memilih Indonesia. Selain karena peluang bermain internasional lebih pasti, dia terdorong oleh ikatan emosional dengan darah keturunannya.

Alasan Jay Idzes Memilih Timnas Indonesia

Jay mengaku bahwa dia menjalani proses naturalisasi untuk menghormati leluhur. Seperti diketahui, kakek dan nenek pihak ibu Jay dulu merantau ke Belanda, sehingga darah Indonesia tetap mengalir dalam dirinya.
“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk mewakili negara dan keluarga saya,” ujar Jay saat mengambil sumpah kewarganegaraan di Jakarta pada akhir 2023.
Dengan alasan itu, Jay memilih membela Timnas Indonesia bukan sekadar keputusan profesional. Dia juga mengikuti dorongan emosional dan rasa bangga terhadap keluarganya.

Momen Bersejarah Bersama Timnas

Jay menorehkan momen bersejarah saat menghadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi.
Dalam pertandingan itu, Jay menunjukkan performa gemilang bersama Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen. Sundulan tajamnya membawa kemenangan bagi Indonesia dan memperkuat lini belakang saat pemain senior seperti Jordi Amat absen.

Karier Profesional yang Terus Bersinar

Keputusan membela Timnas Indonesia tidak menghentikan karier profesional Jay di Eropa. Justru sebaliknya, dia tampil impresif bersama Venezia dan kemudian memutuskan pindah ke Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025.
Jay mempertahankan performa konsistennya sepanjang musim 2025-2026. Klub-klub Eropa menaikkan nilai pasarnya hingga 10 juta euro per Desember 2025, mencatatkan angka tertinggi dalam karier sepak bolanya.

Dilirik Klub Besar Eropa

Prestasi Jay menarik perhatian klub-klub besar. Sebagai bukti, AC Milan dikabarkan serius mengincar bek asal Indonesia ini.
Pilihan Jay Idzes membela Timnas Indonesia membuktikan satu hal: meski melepas kenyamanan hidup di Eropa, dia berhasil menanjakkan kariernya dan semakin bersinar.
Baca Juga :  Garuda Futsal Tumbangkan Jepang, Melaju ke Final Asia

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru