Sampah Menggunung di RSUD Raden Mattaher

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jambi – Warga menyoroti penumpukan sampah di RSUD Raden Mattaher Jambi. Akibatnya, limbah menumpuk lebih dari sepekan karena manajemen rumah sakit tidak mengelola sampah dengan optimal. Kondisi ini menimbulkan bau menyengat dan memicu kekhawatiran bagi pasien, tenaga medis, dan warga sekitar.

Sampah Menggunung Lebih dari Sepekan

Hingga Senin, 2 Maret 2026, petugas kebersihan belum mengangkut sampah di beberapa titik rumah sakit. Ternyata, sampah menumpuk selama lebih dari sepekan.
Selain itu, hujan memperburuk kondisi. Sampah menjadi lembab, membusuk, dan mengeluarkan aroma tidak sedap, terutama di area yang sering dilalui pasien dan pengunjung.

Dikeluhkan Pengunjung dan Warga

Sejumlah pengunjung dan warga sekitar mengeluhkan kondisi rumah sakit. Mereka menilai, situasi ini tidak mencerminkan standar kebersihan fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, bau menyengat menyebar hingga ke luar area rumah sakit, terutama pada pagi dan sore hari.

Sampah Dipindahkan ke Belakang Rumah Sakit

Awalnya, petugas menumpuk sampah di sekitar gedung perawatan.
Kemudian, manajemen memindahkan sampah ke area belakang. Namun warga menilai langkah ini hanya memindahkan masalah, bukan menyelesaikan akar persoalan.

Limbah Medis B3 Bercampur Sampah Umum

Petugas menemukan limbah medis berbahaya atau B3 bercampur dengan sampah domestik. Akibatnya, rumah sakit melanggar standar pengelolaan limbah.
Selain itu, pencampuran limbah meningkatkan risiko penularan penyakit.

Nota Dinas Belum Ditindaklanjuti

Pihak internal RSUD Raden Mattaher beberapa kali mengajukan nota dinas kepada pimpinan rumah sakit.
Namun hingga kini, manajemen belum mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan sampah.

Belum Ada Keterangan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen belum menjelaskan penyebab sampah tidak diangkut. Ben Patar, penanggung jawab Kesehatan Lingkungan RSUD Raden Mattaher, belum memberikan keterangan resmi.
Sementara itu, wartawan mengirim pesan WhatsApp, namun manajemen belum merespons. Pesan masih berstatus centang satu.(*)
Baca Juga :  Krisis dokter Spesialis, Layanan RSU MHA Thalib Terganggu

Berita Terkait

Gubernur Klaim Tak Ada Lagi Titik Api, Himsak: Jangan Sulap Bencana Jadi Pencitraan
Layanan JKN Sungai Penuh Jadi Sorotan, Sekda Alpian Satukan BPJS, Rumah Sakit dan Puskesmas
Sarjana Melayu Bersatu! ISMI Sungai Penuh-Kerinci Siap Gebrak Pembangunan Daerah
KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko
Alfin Turun ke Kayu Aro, Gerakan Penanaman Bawang Putih Jambi Bidik Swasembada Nasional
Wagub Mian Gaspol CKG Merah Putih, Bengkulu Kejar Lompatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
GeMOY SeJIWA Puskesmas Timpeh, Cara Baru Tingkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Kesehatan Jiwa
Di Tengah Polemik Fee, Pengurus P3-TGAI Pastikan Program Irigasi Berjalan Tanpa Pungutan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Gubernur Klaim Tak Ada Lagi Titik Api, Himsak: Jangan Sulap Bencana Jadi Pencitraan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Layanan JKN Sungai Penuh Jadi Sorotan, Sekda Alpian Satukan BPJS, Rumah Sakit dan Puskesmas

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Sarjana Melayu Bersatu! ISMI Sungai Penuh-Kerinci Siap Gebrak Pembangunan Daerah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:17 WIB

KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Alfin Turun ke Kayu Aro, Gerakan Penanaman Bawang Putih Jambi Bidik Swasembada Nasional

Berita Terbaru