Solok Selatan Tancap Gas Benahi Perpustakaan, Akreditasi Digenjot untuk Dongkrak Budaya Literasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG ARO – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat budaya literasi melalui langkah yang terukur. Salah satu fokus utamanya ialah mempercepat akreditasi perpustakaan daerah, perpustakaan nagari, serta perpustakaan sekolah agar kualitas layanan membaca terus meningkat.

Selain meningkatkan mutu pengelolaan, pemerintah juga ingin mendorong lebih banyak masyarakat dan pelajar datang ke perpustakaan. Karena itu, peningkatan akreditasi tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga membangun perpustakaan yang aktif, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (16/7/2026). Pemerintah mengundang kepala sekolah, pustakawan SD dan SMP, serta pengelola perpustakaan nagari untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Akreditasi Perkuat Kualitas Perpustakaan

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Solok Selatan, Syamsuria, menegaskan bahwa penguatan literasi membutuhkan perpustakaan yang memiliki tata kelola berkualitas. Oleh sebab itu, dinas terus mengajak seluruh pengelola perpustakaan meningkatkan standar layanan melalui akreditasi.

Menurutnya, setiap perpustakaan harus meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat dan siswa. Semakin banyak pengunjung membaca buku, semakin besar pula dampaknya terhadap peningkatan budaya literasi.

“Dalam mendorong literasi masyarakat, membaca buku menjadi salah satu upayanya. Dengan akreditasi perpustaan yang terus membaik, maka menandakan layanan yang diberikan kepada masyarakat telah berdampak, salah satunya peningkatan literasi,” kata Syamsuria.

Selain memperbanyak koleksi buku, pengelola juga perlu menghadirkan layanan yang ramah, inovatif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Incar PTN Tanpa Khawatir Biaya, BSI Scholarship Pelajar 2026 Buka Pendaftaran hingga 30 Juli

Literasi Menjadi Tujuan Utama

Syamsuria menjelaskan bahwa peningkatan literasi menjadi tujuan utama penyelenggaraan layanan perpustakaan. Sementara itu, akreditasi berfungsi mengukur sekaligus menjamin kualitas pengelolaan perpustakaan.

Karena itu, perpustakaan yang menghadirkan layanan inovatif, inklusif, dan berkelanjutan memiliki peluang lebih besar meraih akreditasi yang tinggi.

Di sisi lain, proses akreditasi juga memacu setiap pengelola untuk terus memperbaiki kualitas layanan. Pengelola dapat memperkuat koleksi buku, meningkatkan kompetensi pustakawan, melengkapi administrasi, serta mengembangkan berbagai program literasi bagi masyarakat.

Dengan langkah tersebut, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga berkembang menjadi pusat belajar, ruang berbagi pengetahuan, dan sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hadirkan Asesor Akreditasi Nasional

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menghadirkan dua narasumber berpengalaman.

Mereka ialah Budiman Muslim, Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, serta Rahmah Fajria dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota yang juga berstatus Asesor Akreditasi Perpustakaan Nasional.

Kedua narasumber membagikan materi mengenai standar nasional perpustakaan, tahapan akreditasi, strategi memenuhi indikator penilaian, hingga cara meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Melalui materi tersebut, peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai proses akreditasi sekaligus langkah konkret yang perlu mereka lakukan di masing-masing perpustakaan.

Sekolah dan Nagari Perkuat Sinergi

Kegiatan tersebut melibatkan kepala sekolah, pustakawan SD dan SMP, serta pengelola perpustakaan nagari di seluruh Kabupaten Solok Selatan.

Baca Juga :  Disdik Kerinci Atur Jam Sekolah Selama Ramadan

Pemerintah berharap seluruh peserta membangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas perpustakaan. Selain itu, pemerintah juga mendorong sekolah, nagari, dan masyarakat memperkuat kolaborasi agar budaya membaca semakin tumbuh.

Dengan sinergi tersebut, perpustakaan di Solok Selatan dapat memenuhi Standar Nasional Perpustakaan sekaligus menghadirkan layanan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, pemerintah juga berharap setiap perpustakaan mampu melahirkan inovasi baru sehingga masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar, pusat informasi, dan tempat mengembangkan berbagai keterampilan.

Harapan Pemerintah Daerah

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan ingin meningkatkan pemahaman, memperkuat komitmen, dan membangun kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam memenuhi standar nasional perpustakaan.

FAQ

Apa tujuan akreditasi perpustakaan di Solok Selatan?

Pemerintah ingin meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi masyarakat melalui layanan yang lebih baik.

Siapa yang mengikuti sosialisasi ini?

Kepala sekolah, pustakawan SD dan SMP, serta pengelola perpustakaan nagari di Kabupaten Solok Selatan.

Siapa narasumber kegiatan tersebut?

Budiman Muslim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok serta Rahmah Fajria dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota yang juga menjadi Asesor Akreditasi Perpustakaan Nasional.

Mengapa akreditasi perpustakaan penting?

Akreditasi membantu perpustakaan meningkatkan mutu layanan, memperkuat tata kelola, mengembangkan inovasi, dan mendorong peningkatan literasi masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Aturan Baru Sekolah, Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gadget, Fokus Belajar Siswa Jadi Prioritas
Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Mulai Dikembangkan, Peluang Usaha Warga Ikut Menanjak
Bengkulu Tancap Gas Siapkan Sekolah Rakyat, MPLS Mulai 20 Juli Jadi Target Utama
56 Kepala Sekolah di Bungo Dilantik, Dedy Putra Titip Pesan Tingkatkan Mutu Pendidikan
MPLS Sekolah Rakyat Dimulai Besok, 28.478 Siswa Baru Ikut Orientasi
Mahyeldi Bongkar Kunci Pendidikan Sumbar, Guru Diminta Kuasai HOTS demi Lahirkan Generasi Tangguh
Incar PTN Tanpa Khawatir Biaya, BSI Scholarship Pelajar 2026 Buka Pendaftaran hingga 30 Juli
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Solok Selatan Tancap Gas Benahi Perpustakaan, Akreditasi Digenjot untuk Dongkrak Budaya Literasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:30 WIB

Aturan Baru Sekolah, Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gadget, Fokus Belajar Siswa Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:00 WIB

Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Mulai Dikembangkan, Peluang Usaha Warga Ikut Menanjak

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:00 WIB

Bengkulu Tancap Gas Siapkan Sekolah Rakyat, MPLS Mulai 20 Juli Jadi Target Utama

Berita Terbaru

Oplus_0

Mobil Baru

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:00 WIB