MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus mempercepat layanan perizinan perumahan untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah. Langkah itu sekaligus membuka ruang investasi, mendorong pembangunan kawasan permukiman, dan memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS), menegaskan komitmen tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Sosialisasi Percepatan Perizinan Perumahan di Hotel Luminor Jambi, Kota Jambi, Kamis (9/7/2026). Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Muaro Jambi menyelenggarakan kegiatan itu dengan melibatkan perangkat daerah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Selain mempercepat proses perizinan, pemerintah daerah juga ingin memperkuat kolaborasi lintas sektor. Karena itu, seluruh peserta mengikuti forum tersebut untuk menyamakan langkah, mengidentifikasi hambatan, dan menyusun solusi agar pembangunan perumahan berjalan lebih cepat, tertib, dan sesuai aturan.
Rumah Menjadi Fondasi Kesejahteraan Keluarga
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa rumah memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat berlindung. Menurutnya, setiap keluarga membutuhkan rumah yang layak sebagai fondasi untuk membangun kesejahteraan, keamanan, dan kualitas hidup.
Ia menambahkan, Pemerintah Pusat terus mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah agar masyarakat dari berbagai lapisan memperoleh hunian yang layak.
“Rumah bukan sekadar bangunan fisik tempat berteduh dari hujan dan panas. Lebih dari itu, rumah adalah kebutuhan dasar manusia dan fondasi utama dalam membangun kesejahteraan serta karakter sebuah keluarga. Pemerintah Pusat saat ini sedang bergerak cepat melalui Program Strategis Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki hunian yang layak,” ujarnya.
Pertumbuhan Penduduk Tingkatkan Kebutuhan Hunian
Selanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa Muaro Jambi memegang peran penting sebagai daerah penyangga Kota Jambi. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat ikut mendorong kenaikan kebutuhan rumah setiap tahun.
Menurutnya, kondisi tersebut menghadirkan peluang besar bagi sektor properti. Namun, pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan harus memperkuat sinergi agar peluang itu mampu menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
“Peluang sekaligus tantangan besar inilah yang menuntut kesiapan dan sinergi kita semua hari ini. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemangku wilayah, dan pelaku usaha adalah kunci utama kesuksesan program nasional ini,” katanya.
OPD Perkuat Sinergi Perizinan
Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh organisasi perangkat daerah memanfaatkan rapat koordinasi tersebut untuk membahas berbagai kendala yang muncul dalam proses perizinan perumahan. Dengan demikian, setiap instansi dapat menyusun langkah yang lebih efektif dan saling mendukung.
Ia menjelaskan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan memaparkan mekanisme perizinan yang cepat dan transparan. Selanjutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan memastikan kesesuaian tata ruang serta aspek teknis bangunan. Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup akan mengawal kelengkapan dokumen lingkungan agar pembangunan perumahan tetap menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi risiko banjir.
Bupati Dorong Perizinan Berbasis Digital
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta menyamakan persepsi agar setiap instansi mampu menghadirkan sistem perizinan yang lebih cepat, transparan, berbasis digital, dan memberi kepastian hukum. Menurutnya, birokrasi harus mempermudah investasi sekaligus menjaga kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku.
“Melalui sosialisasi ini, mari kita samakan persepsi demi melahirkan sistem perizinan yang lebih cepat, transparan berbasis digital, dan memberikan kepastian hukum, tanpa menabrak aturan hukum yang berlaku. Birokrasi tidak boleh lagi menjadi batu sandungan yang memperlambat investasi,” tegasnya.(Tim)









