KERINCI – Warga Desa Koto Datuk, Kecamatan Air Hangat Barat, Kerinci, kini menikmati akses yang lebih aman dan cepat menuju kawasan pertanian. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda menjawab kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kendala saat melintasi Sungai Batang Marao.
Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan tersebut juga mempercepat arus distribusi hasil pertanian. Karena itu, masyarakat menilai pembangunan infrastruktur ini sebagai langkah penting untuk memperkuat aktivitas ekonomi pedesaan.
Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Kodim 0417/Kerinci meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Koto Datuk, Sabtu (20/6/2026). Bupati Kerinci Monadi dan Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto memimpin penandatanganan prasasti serta pemotongan pita sebagai tanda mulai beroperasinya jembatan tersebut.
Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, Wakil Ketua DPRD Kerinci Boy Edwar, unsur Forkopimda, kepala desa, tokoh masyarakat, dan ratusan warga turut menghadiri kegiatan itu. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Jembatan Perkuat Konektivitas Antarwilayah
Jembatan Perintis Garuda menghubungkan sejumlah kawasan yang selama ini terpisah oleh Sungai Batang Marao. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat kini dapat menjalankan aktivitas harian dengan lebih mudah.
Petani menjadi kelompok yang paling merasakan manfaat pembangunan tersebut. Mereka kini dapat membawa hasil panen menuju pusat distribusi dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, mereka juga dapat menghemat biaya transportasi.
Dandim: Jembatan Hadir dari Sinergi Bersama
Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut mencerminkan kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Menurutnya, Jembatan Perintis Garuda tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Jembatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” ujar Dandim.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa masyarakat sebelumnya sering menghadapi kesulitan ketika menyeberangi sungai, terutama saat musim hujan menaikkan debit air. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas warga dan pengangkutan hasil pertanian.
Kini, masyarakat dapat melintasi sungai dengan lebih aman. Mereka juga dapat menjalankan berbagai aktivitas ekonomi tanpa hambatan yang berarti.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Dandim turut mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pembangunan sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian konstruksi.
Menurutnya, seluruh unsur menunjukkan komitmen yang sama untuk menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu, kerja sama yang kuat berhasil mempercepat proses pembangunan.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat terus dinikmati dalam jangka panjang.
Bupati Soroti Dampak Ekonomi bagi Petani
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0417/Kerinci yang terus mendukung pembangunan daerah.
Menurut Monadi, Jembatan Perintis Garuda akan memperkuat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Air Hangat Barat.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar warga bekerja di sektor pertanian. Karena itu, akses transportasi yang baik menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting karena menjadi akses utama bagi masyarakat menuju lahan pertanian. Dengan akses yang lebih mudah, proses pengangkutan hasil panen akan lebih cepat dan biaya transportasi dapat ditekan. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Monadi.
Lebih lanjut, Monadi meyakini kehadiran jembatan tersebut akan mendorong lahirnya aktivitas ekonomi baru di kawasan sekitar. Selain itu, pembangunan tersebut juga membantu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke daerah pedesaan.
Bupati Ajak Warga Jaga Lingkungan
Selain membahas pembangunan infrastruktur, Monadi juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sekitar Sungai Batang Marao.
Ia meminta masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. Menurutnya, tindakan tersebut dapat mencemari lingkungan, menghambat aliran air, dan meningkatkan risiko banjir.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan sungai demi kepentingan bersama.
Warga Sambut Positif Kehadiran Jembatan
Masyarakat menyambut kehadiran Jembatan Perintis Garuda dengan penuh antusias. Mereka menilai jembatan tersebut menjawab kebutuhan akses transportasi yang selama ini mereka harapkan.
Kini, warga dapat melakukan perjalanan dengan lebih cepat dan aman. Selain itu, para petani juga dapat mengangkut hasil panen dengan lebih efisien.
Melalui akses yang semakin lancar, masyarakat optimistis aktivitas ekonomi akan terus tumbuh. Mereka juga berharap produktivitas pertanian meningkat sehingga kesejahteraan warga ikut berkembang.
FAQ
Apa tujuan pembangunan Jembatan Perintis Garuda?
Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kodim 0417/Kerinci membangun jembatan tersebut untuk memperlancar akses masyarakat, terutama menuju kawasan pertanian.
Di mana lokasi Jembatan Perintis Garuda?
Jembatan tersebut berada di Desa Koto Datuk, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci.
Siapa yang meresmikan jembatan?
Bupati Kerinci Monadi bersama Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto memimpin peresmian jembatan pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Siapa yang paling merasakan manfaat jembatan?
Petani menjadi kelompok yang paling merasakan manfaat karena mereka dapat mengangkut hasil panen dengan lebih cepat dan efisien.
Bagaimana dampak jembatan terhadap ekonomi masyarakat?
Jembatan mempercepat distribusi hasil pertanian, mengurangi biaya transportasi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Apa pesan pemerintah kepada masyarakat?
Pemerintah mengajak masyarakat menjaga jembatan serta menjaga kebersihan Sungai Batang Marao agar manfaat pembangunan dapat berlangsung dalam jangka panjang.









