BYD M6 Cross dan Tren Mobil Super Irit, Apakah Era Motor Masih Relevan?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Efisiensi Bahan Bakar Jadi Sorotan Baru di Era Hybrid

Pasar otomotif Indonesia kembali ramai membahas efisiensi bahan bakar setelah BYD memperkenalkan M6 Cross dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Mobil ini menarik perhatian karena pabrikan mengklaim konsumsi BBM bisa mencapai 65 km per liter, angka yang bahkan melampaui klaim efisiensi sepeda motor terlaris di Indonesia, Honda Beat.

Klaim tersebut langsung memicu diskusi publik, terutama karena mobil MPV berbasis teknologi hybrid ini menawarkan jarak tempuh yang sangat jauh dengan kombinasi tangki bensin dan baterai penuh.

Klaim Efisiensi yang Bikin Penasaran

BYD menyebut M6 Cross mampu mencapai efisiensi hingga 65 km per liter berdasarkan uji internal perusahaan. Angka ini menempatkan mobil tersebut di atas Honda Beat yang selama ini dikenal irit dengan konsumsi sekitar 60,6 km per liter dalam kondisi tertentu.

Jika tangki bensin dan baterai terisi penuh, BYD juga mengklaim M6 Cross dapat menempuh jarak hingga 1.800 km. Capaian ini membuat banyak pengamat otomotif mulai membandingkan teknologi hybrid generasi baru dengan kendaraan konvensional yang sudah lama mendominasi pasar.

Teknologi DM Jadi Kunci Utama Efisiensi

BYD mengandalkan teknologi Dual Mode (DM) sebagai inti dari efisiensi M6 Cross. Sistem ini menggabungkan mode kendaraan listrik (EV) dan hybrid dalam satu platform.

Baca Juga :  Changan BlueCore HEV, Teknologi Hybrid Super Irit 2,98 L/100 Km Resmi Meluncur

Teknologi DM sudah berkembang sejak 2008 melalui BYD F3 DM, lalu terus berevolusi hingga generasi terbaru DM 5.0. Versi terbaru ini menawarkan efisiensi energi lebih tinggi serta fleksibilitas berkendara yang lebih baik.

Pada M6 Cross, BYD memadukan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Sistem ini juga memberi tiga pilihan berkendara, yaitu mode EV murni, hybrid series, dan hybrid paralel.

Filosofi “GASS” untuk Pasar Indonesia

BYD Indonesia memperkenalkan pendekatan baru bernama GASS, singkatan dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Filosofi ini muncul untuk menggambarkan karakter mobil hybrid yang mereka tawarkan kepada konsumen Indonesia.

Presiden BYD Indonesia, Eagle Zhou, menegaskan bahwa teknologi hybrid tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga kenyamanan dan pengalaman berkendara. Ia menyebut konsumen Indonesia membutuhkan kendaraan yang hemat, tetapi tetap responsif dan nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Harga Masih Misterius, Minat Pasar Mulai Terbentuk

Meski BYD sudah memperkenalkan M6 Cross ke publik, perusahaan belum mengumumkan harga resmi. Namun pihak BYD memastikan banderolnya akan kompetitif di kelas MPV hybrid.

Konsumen yang tertarik sudah bisa melakukan pemesanan awal serta mencoba unit di beberapa dealer resmi. Strategi ini menunjukkan BYD mulai membangun antusiasme pasar sebelum peluncuran harga final.

Baca Juga :  Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Meluncur, Cek Harganya

Perbandingan dengan Motor Irit Jadi Perdebatan

Klaim efisiensi M6 Cross yang melampaui Honda Beat memicu perdebatan di kalangan pengamat otomotif. Banyak pihak menilai perbandingan mobil dan motor tidak sepenuhnya sepadan karena perbedaan bobot, kapasitas mesin, dan teknologi yang digunakan.

Namun, klaim tersebut tetap berhasil menarik perhatian publik karena menyoroti perkembangan pesat teknologi hybrid yang kini mampu menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan.

FAQ

1. Apakah benar BYD M6 Cross bisa 65 km per liter?

BYD mengklaim angka tersebut berdasarkan uji internal. Hasil di kondisi pemakaian nyata bisa berbeda tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.

2. Apa itu teknologi DM pada BYD?

DM atau Dual Mode adalah sistem hybrid yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas berkendara.

3. Apakah M6 Cross mobil listrik penuh?

Tidak. M6 Cross merupakan plug-in hybrid yang menggunakan kombinasi mesin bensin dan motor listrik.

4. Kenapa dibandingkan dengan Honda Beat?

Karena Honda Beat dikenal sebagai salah satu motor paling irit di Indonesia, sehingga sering dijadikan acuan perbandingan efisiensi.

5. Kapan harga resmi M6 Cross diumumkan?

BYD belum mengumumkan tanggal pasti, namun menyatakan harga akan dirilis dalam waktu terpisah setelah masa pengenalan produk.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

SUV Listrik BYD Atto 2 Siap Masuk Indonesia, Harga Rp245 Jutaan Tawarkan Interior Premium dan Fitur Canggih
Mobil Panjang Jadi Favorit Keluarga, Kabin Luas dan Nyaman untuk Perjalanan Jauh
Aoyama Kagumi Mental Tangguh Veda Ega Pratama Pratama di Moto3 Catalunya, Comeback dari Barisan Belakang
Honda Buka Pemesanan EV Baru di Indonesia, Pasar Mobil Listrik Makin Kompetitif
Persaingan Mobil Listrik Rp 200 Jutaan Memanas, SUV Ringkas dan Strategi Harga Ubah Arah Pasar EV Indonesia
Honda Supra GTR 150 2026: Masih Relevan atau Mulai Tergeser Motor Matic Sport di Kelas Harian?
BYD Bersiap Luncurkan MPV Plug-in Hybrid di Indonesia, Strategi Baru Dimulai
Suzuki Burgman 150 Resmi Meluncur, Perketat Persaingan Skutik Premium 150 cc
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

SUV Listrik BYD Atto 2 Siap Masuk Indonesia, Harga Rp245 Jutaan Tawarkan Interior Premium dan Fitur Canggih

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00 WIB

Mobil Panjang Jadi Favorit Keluarga, Kabin Luas dan Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00 WIB

BYD M6 Cross dan Tren Mobil Super Irit, Apakah Era Motor Masih Relevan?

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:00 WIB

Aoyama Kagumi Mental Tangguh Veda Ega Pratama Pratama di Moto3 Catalunya, Comeback dari Barisan Belakang

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB

Honda Buka Pemesanan EV Baru di Indonesia, Pasar Mobil Listrik Makin Kompetitif

Berita Terbaru