Viral Tuduhan Menpar Widiyanti Pakai Sepatu di Masjid Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meluruskan kabar yang ramai di media sosial terkait kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Padang, pada 29 April 2026. Isu yang beredar menyebut Menteri Pariwisata memakai sepatu di dalam area masjid, namun Pemprov Sumbar menegaskan kabar itu tidak benar.

Klarifikasi Resmi Pemprov Sumbar

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar, Nolly Eka Mardianto, menyampaikan klarifikasi langsung dari hasil pendampingan selama kunjungan kerja tersebut. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai etika dan aturan yang berlaku di lingkungan masjid.

“Saya mendampingi langsung seluruh kegiatan Ibu Menteri di Sumbar, termasuk saat berada di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Saya tegaskan, beliau tidak memakai sepatu di dalam masjid. Beliau hanya menggunakan kaos kaki,” kata Nolly di Padang, Sabtu (2/5/2026).

Video Viral Timbulkan Salah Persepsi

Nolly menjelaskan potongan video yang beredar luas di media sosial memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. Video tersebut menampilkan Menteri Pariwisata berjalan di atas karpet masjid, namun sebagian warganet mengira ia masih mengenakan sepatu.

Baca Juga :  Arab Saudi Turun Tangan, Sumbar Kini Punya Harapan Baru untuk Selamatkan Ribuan Anak dengan Kelainan Jantung

Ia menegaskan bahwa bentuk kaos kaki yang digunakan terlihat menyerupai alas kaki tertentu jika dilihat secara sekilas dari potongan video yang tidak utuh.

“Video itu menampilkan sudut pandang terbatas. Banyak orang langsung menyimpulkan tanpa melihat konteks utuh. Faktanya, beliau sudah melepas sepatu sebelum masuk area masjid,” ujarnya.

Kunjungan Berjalan Sesuai Adab dan Etika

Nolly juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kunjungan Menteri Pariwisata di Sumbar berjalan dengan penuh penghormatan terhadap nilai budaya dan adat Minangkabau. Ia menyebut rombongan mengikuti tata krama yang berlaku saat memasuki rumah ibadah.

Ia menambahkan, pihak kementerian dan rombongan menunjukkan sikap hormat selama kegiatan berlangsung di masjid. Ia memastikan tidak ada pelanggaran etika dalam kunjungan tersebut.

“Ibu Menteri dan seluruh rombongan menjalankan kegiatan dengan sangat tertib. Mereka menghormati aturan dan adat setempat selama berada di area masjid,” kata Nolly.

Baca Juga :  Ribuan KTP Hilang Tiap Bulan, Warga Diminta Lebih Waspada

Pemprov Sumbar Soroti Penyebaran Hoaks

Nolly menyayangkan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi di media sosial. Ia menilai konten yang tidak utuh dapat memicu kesalahpahaman dan menimbulkan opini negatif di masyarakat.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyebarkan informasi sebelum melakukan verifikasi. Menurutnya, kebiasaan menyebarkan kabar tanpa pengecekan dapat merugikan banyak pihak.

“Setiap orang perlu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Jangan sampai potongan video atau narasi yang tidak lengkap memicu kesalahpahaman luas,” ujarnya.

Imbauan untuk Bijak Bermedia Sosial

Pemprov Sumbar mengajak masyarakat menjaga ruang digital tetap sehat dengan menyebarkan informasi yang akurat. Nolly meminta publik mengutamakan fakta dan menghindari asumsi yang belum jelas kebenarannya.

“Mari kita jaga ruang publik dari informasi yang menyesatkan. Verifikasi dulu sebelum membagikan, agar tidak menimbulkan kegaduhan,” tutupnya.

Dengan klarifikasi ini, Pemprov Sumbar berharap masyarakat memahami konteks sebenarnya dari kunjungan Menteri Pariwisata dan tidak lagi mempercayai informasi yang telah beredar secara keliru di media sosial.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru

Oplus_0

Pesisir Selatan

Dua ASN Kominfo Pessel Promosi, Ini Jabatan Baru Yendi dan Silfia

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:17 WIB