JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina pada 3 Mei 2026 masih bertahan. Perusahaan belum menaikkan harga BBM nonsubsidi di awal bulan ini. Kondisi ini memberi ruang bagi masyarakat untuk bernapas di tengah tekanan harga energi global.
Pemerintah dan Pertamina tetap mempertahankan harga sejak penyesuaian terakhir pada April 2026. Kebijakan tersebut langsung menjaga stabilitas biaya transportasi dan logistik di berbagai daerah, termasuk Sumatera.
Harga BBM Tidak Berubah di Awal Mei
Pertamina memastikan harga BBM per 3 Mei 2026 tetap sama seperti akhir April. Perusahaan belum mengambil langkah penyesuaian baru meski harga minyak dunia bergerak fluktuatif.
Berikut daftar harga BBM yang berlaku secara umum:
1. Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
2. Solar subsidi: Rp 6.800 per liter
3. Pertamax (RON 92): kisaran Rp 12.300 – Rp 12.900 per liter
4. Pertamax Green 95: sekitar Rp 12.900 per liter
5. Pertamax Turbo (RON 98): kisaran Rp 19.400 – Rp 20.250 per liter
6. Dexlite: kisaran Rp 23.600 – Rp 24.650 per liter
7. Pertamina Dex: kisaran Rp 23.900 – Rp 24.950 per liter
Harga tersebut dapat berbeda di setiap wilayah karena faktor pajak daerah dan biaya distribusi.
Harga BBM di Sumatera, Termasuk Jambi
Wilayah Sumatera menunjukkan angka yang relatif stabil. Masyarakat di Jambi masih membeli BBM dengan harga berikut:
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: sekitar Rp 12.600 per liter
Pertamax Turbo: sekitar Rp 19.850 per liter
Dexlite: sekitar Rp 24.150 per liter
Pertamina Dex: sekitar Rp 24.450 per liter
Solar subsidi: Rp 6.800 per liter
Stabilitas harga ini membantu aktivitas harian masyarakat dan pelaku usaha. Sektor transportasi dan distribusi barang tetap berjalan tanpa lonjakan biaya tambahan.
Dampak ke Masyarakat dan Ekonomi
Harga BBM yang stabil memberi efek langsung ke daya beli masyarakat. Pengguna kendaraan pribadi tidak menghadapi beban tambahan dalam pengeluaran rutin. Pelaku usaha juga dapat menjaga harga jual karena biaya operasional tidak meningkat.
Selain itu, kestabilan harga BBM membantu menahan laju inflasi. Pemerintah terus memantau kondisi global agar kebijakan energi tetap seimbang antara daya beli masyarakat dan kesehatan fiskal.
Potensi Perubahan Harga
Meski harga saat ini stabil, Pertamina tetap membuka peluang evaluasi. Perusahaan akan menyesuaikan harga jika terjadi perubahan signifikan pada harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.
Pemerintah juga mempertimbangkan faktor subsidi dan kondisi ekonomi domestik sebelum mengambil keputusan. Oleh karena itu, masyarakat perlu memantau perkembangan harga BBM secara berkala.
Kesimpulan
Harga BBM pada 3 Mei 2026 masih stabil tanpa kenaikan baru. Kebijakan ini menjaga daya beli masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi. Pertamina dan pemerintah akan terus mengevaluasi kondisi pasar sebelum menetapkan perubahan harga berikutnya.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









