Dolar AS Sentuh Rp17.000, Rupiah Tertekan Sentimen Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bergerak fluktuatif pada perdagangan terbaru. Data menunjukkan kurs 1 dolar AS berada di kisaran Rp17.000–Rp17.200, tergantung sumber dan waktu transaksi.

Kurs USD ke Rupiah Hari Ini

Bank Indonesia mencatat kurs transaksi berada di kisaran Rp17.049 hingga Rp17.220 per dolar AS.

Sementara itu, data pasar menunjukkan nilai tukar mendekati Rp17.157 per dolar AS pada 22 April 2026.

Platform konversi mata uang global juga mencatat kurs tengah sekitar Rp17.006 per dolar AS, dengan pergerakan relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.

Perbedaan angka muncul karena setiap lembaga menggunakan acuan berbeda, seperti kurs tengah, kurs jual-beli bank, hingga kurs pasar spot.

Pergerakan Rupiah Masih Fluktuatif

Pergerakan rupiah dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tekanan yang cukup kuat. Nilai tukar bahkan sempat menyentuh kisaran Rp17.100–Rp17.180 per dolar AS di pasar harian.

Baca Juga :  12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global

Secara historis, April 2026 menjadi periode dengan tekanan tinggi terhadap rupiah. Data menunjukkan nilai tukar sempat mendekati level Rp17.210, yang menjadi salah satu titik tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Fluktuasi ini membuat rupiah bergerak dalam rentang sempit, namun tetap berada di level psikologis Rp17.000 per dolar AS.

Faktor Global Tekan Rupiah

Sejumlah faktor global mendorong pelemahan rupiah. Konflik geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia memicu arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat membuat dolar AS tetap kuat. Kondisi ini menekan mata uang negara berkembang karena investor cenderung memindahkan dana ke aset berdenominasi dolar.

Tekanan eksternal ini membuat Bank Indonesia harus menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai intervensi di pasar valuta asing.

Baca Juga :  Mayoritas Negara Mulai Ramadan 19 Februari

Respons Bank Indonesia

Bank Indonesia terus memantau pergerakan rupiah dan menjaga stabilitas melalui intervensi pasar. Otoritas juga mempertahankan kebijakan suku bunga untuk meredam tekanan inflasi dan menjaga daya tarik investasi.

Langkah stabilisasi menjadi penting karena nilai tukar rupiah berpengaruh langsung terhadap harga impor, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Prospek ke Depan

Analis memproyeksikan rupiah masih akan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.200 dalam jangka pendek. Pergerakan sangat bergantung pada kondisi global, terutama arah kebijakan The Fed dan perkembangan geopolitik.

Jika tekanan eksternal mereda, rupiah berpotensi menguat. Namun jika ketidakpastian global berlanjut, nilai tukar bisa tetap berada di level tinggi.

Kesimpulan

Kurs 1 dolar AS terhadap rupiah saat ini berada di kisaran Rp17.000–Rp17.200. Pergerakan rupiah masih menghadapi tekanan global, namun tetap terkendali berkat intervensi Bank Indonesia dan stabilitas ekonomi domestik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Bahan Baku Naik 100%, Industri Popok Terancam PHK Massal
Biaya Energi Melonjak, Perusahaan Singapura Tahan PHK dan Bekukan Rekrutmen
Mahyeldi Kritik Kebijakan Fiskal Pusat, Soroti Ketimpangan Daerah di Hadapan DPD RI
Harga Plastik Naik 50 Persen, Indonesia Temukan Solusi Pasokan
BEI Gaspol Jalankan Liquidity Provider, 5 Saham Ini Langsung Lebih Likuid!
GoPay Tembus 26 Juta Pengguna Aktif, Transaksi Capai 600 Juta per Bulan
DJP Kejar Pajak Digital 2026: TikTok Shop, Kripto hingga Barang Mewah Dibidik
Gubernur Bengkulu Dorong Kemandirian Industri, Tinjau Produksi Minyak Goreng Lokal BMP
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:00 WIB

Harga Bahan Baku Naik 100%, Industri Popok Terancam PHK Massal

Kamis, 23 April 2026 - 12:00 WIB

Biaya Energi Melonjak, Perusahaan Singapura Tahan PHK dan Bekukan Rekrutmen

Kamis, 23 April 2026 - 11:00 WIB

Mahyeldi Kritik Kebijakan Fiskal Pusat, Soroti Ketimpangan Daerah di Hadapan DPD RI

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Harga Plastik Naik 50 Persen, Indonesia Temukan Solusi Pasokan

Kamis, 23 April 2026 - 06:00 WIB

BEI Gaspol Jalankan Liquidity Provider, 5 Saham Ini Langsung Lebih Likuid!

Berita Terbaru

Oplus_0

Nasional

Wali Kota Alfin Tinjau Ratusan CJH Sungai Penuh Cek Kesehatan

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:30 WIB