Kraken Ajukan IPO Rahasia di AS, Valuasi Terkoreksi tapi Pasar Kripto Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Bursa kripto Kraken mengonfirmasi pengajuan penawaran umum perdana (IPO) secara rahasia di Amerika Serikat. Co-CEO Kraken, Arjun Sethi, menyampaikan langsung rencana tersebut dalam konferensi Semafor World Economy di Washington.

Sethi menegaskan Kraken ingin menghadirkan strategi perdagangan tingkat lanjut yang selama ini hanya tersedia bagi investor profesional kepada investor ritel. Ia juga menyebut perusahaan telah mengajukan dokumen Form S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), meski belum menetapkan waktu pelaksanaan IPO.

Regulasi Jadi Faktor

Kraken masih menunggu momentum yang tepat untuk melantai di bursa. Perusahaan menilai kondisi pasar kripto dan regulasi menjadi faktor penting sebelum menentukan jadwal resmi penawaran saham perdana.

Dari sisi valuasi, Kraken menghadapi tekanan. Laporan terbaru menyebut valuasi perusahaan turun lebih dari US$ 6 miliar. Deutsche Börse Group kemudian masuk dengan investasi US$ 200 juta dan memperoleh 1,5% saham. Transaksi itu menempatkan valuasi Kraken di level sekitar US$ 13,3 miliar, jauh di bawah valuasi sebelumnya yang sempat mencapai US$ 20 miliar pada putaran pendanaan November lalu.

Baca Juga :  BSI Kejar Free Float 15%, Tapi Realisasi Tunggu 3 Tahun

Kraken sempat menunda rencana IPO karena tekanan “crypto winter” yang membuat harga Bitcoin anjlok hingga 40% dari rekor tertinggi pada Oktober 2026. Namun, pemulihan pasar dalam beberapa pekan terakhir kembali membuka peluang IPO.

Bitcoin tercatat naik dan menyentuh US$ 76.000 pada Selasa (14/4/2026), level tertinggi sejak Februari, dengan kenaikan sekitar 9% sepanjang April 2026. Sentimen ini ikut mengangkat minat pasar terhadap aset kripto secara umum.

Baca Juga :  Rupiah Rebound! Dolar AS Tergelincir ke Rp17.125 di Awal Perdagangan

Pengajuan IPO rahasia atau confidential filing memungkinkan perusahaan meninjau dokumen ke SEC tanpa langsung membuka data sensitif ke publik. Skema ini mengikuti aturan JOBS Act yang umum dipakai perusahaan teknologi besar di AS.

Kraken mengikuti jejak Coinbase yang lebih dulu melantai di Nasdaq pada 2021. Langkah ini menjadi salah satu indikator penting meningkatnya penerimaan pasar modal terhadap industri kripto di tengah pengawasan ketat regulator.

Jika IPO berhasil, Kraken berpotensi menjadi salah satu perusahaan kripto terbesar yang masuk bursa dan memperkuat posisi aset digital di pasar keuangan global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

RMKO Tetapkan Harga Rights Issue Rp 350 per Saham, Target Dana Rp 159,9 Miliar
BSI Kejar Free Float 15%, Tapi Realisasi Tunggu 3 Tahun
SIPF Dorong Perlindungan Aset Investor Masuk UU
Rupiah Rebound! Dolar AS Tergelincir ke Rp17.125 di Awal Perdagangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:00 WIB

Kraken Ajukan IPO Rahasia di AS, Valuasi Terkoreksi tapi Pasar Kripto Menguat

Sabtu, 18 April 2026 - 16:00 WIB

RMKO Tetapkan Harga Rights Issue Rp 350 per Saham, Target Dana Rp 159,9 Miliar

Sabtu, 18 April 2026 - 14:00 WIB

BSI Kejar Free Float 15%, Tapi Realisasi Tunggu 3 Tahun

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00 WIB

SIPF Dorong Perlindungan Aset Investor Masuk UU

Kamis, 16 April 2026 - 11:30 WIB

Rupiah Rebound! Dolar AS Tergelincir ke Rp17.125 di Awal Perdagangan

Berita Terbaru