Geely Bangkitkan Volga, Legenda Uni Soviet Kini Dirakit di Pabrik Volkswagen

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pabrikan otomotif asal China, Geely, mulai menghidupkan kembali nama besar Volga, mobil legendaris dari era Uni Soviet. Langkah ini menandai kebangkitan salah satu simbol otomotif Rusia yang sempat tenggelam setelah runtuhnya Uni Soviet.

Sejak dulu, Volga dikenal luas sebagai mobil pejabat pemerintah dan kendaraan operasional lembaga negara. Pabrikan GAZ mengembangkan mobil ini dengan fokus pada daya tahan dan kenyamanan. Tak hanya itu, masyarakat juga banyak menggunakan Volga sebagai taksi di berbagai kota besar.

Namun, kejayaan Volga mulai memudar setelah perubahan besar di Rusia pada awal 1990-an. Produksi terus menurun hingga akhirnya berhenti total pada 2010. Model terakhir, GAZ Volga Siber, menggunakan basis Chrysler Sebring lewat kerja sama lisensi. Saat itu, pabrikan menargetkan produksi 40 ribu unit, tetapi krisis ekonomi global 2009 memangkas angka tersebut menjadi sekitar 9 ribu unit saja.

Baca Juga :  Toyota GR Yaris 2026 Makin Brutal, Setir Baru dan Teknologi Reli Bikin Pecinta Kecepatan Tergoda

Kini, Geely mengambil pendekatan baru untuk menghidupkan kembali Volga. Alih-alih mengembangkan dari nol, Geely memanfaatkan platform dan teknologi yang sudah ada untuk mempercepat proses produksi.

Baca Juga :  Lebih dari 60 Merek Otomotif Ramaikan GIIAS 2026 di ICE BSD, 6 Pendatang Baru Ikut Debut

Sejauh ini, Volga memperkenalkan dua model anyar, yakni K50 dan C50. Dalam waktu dekat, merek ini juga menyiapkan beberapa model tambahan seperti C40, K30, dan K40 guna memperluas lini produknya.

Menariknya, proses produksi akan berlangsung di fasilitas milik Volkswagen. Strategi ini memungkinkan Geely menekan biaya sekaligus mempercepat distribusi ke pasar.

Kembalinya Volga menegaskan ambisi Geely untuk memperkuat pengaruh di pasar otomotif global, sekaligus menghidupkan kembali ikon klasik Rusia dengan sentuhan teknologi modern.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Cruiser Tanpa Kopling? QJMotor SRV250 Punya Fitur AMT yang Bikin Macet Tak Lagi Melelahkan
Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Petani Bakal Jadi Pengguna Pertama?
Ford Hadirkan Everest Platinum dan Tiga Ranger Baru, Bidik Pasar SUV serta Double Cabin Indonesia
Honda WN7 Mulai Dijual di Eropa, Moge Listrik Berjarak Tempuh 140 Km Siap Tantang Rival Premium
Mobil Terbang Siap Mengudara di Indonesia, Xpeng Ungkap Satu Hambatan yang Masih Mengganjal
BBN Kendaraan Bekas Sudah Rp0, Tapi Dompet Tetap Keluar Uang? Ini Biaya Balik Nama yang Wajib Diketahui
Suzuki Saluto 125 2026 Resmi Meluncur, Skutik Retro Bergaya Italia Ini Dibanderol Rp49 Jutaan dan Tembus 51,9 Km/Liter
Puluhan Mobil Baru Siap Meluncur di GIIAS 2026, Persaingan Pabrikan Makin Panas dan Pasar Otomotif Bergairah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 04:50 WIB

Cruiser Tanpa Kopling? QJMotor SRV250 Punya Fitur AMT yang Bikin Macet Tak Lagi Melelahkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:44 WIB

Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Petani Bakal Jadi Pengguna Pertama?

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ford Hadirkan Everest Platinum dan Tiga Ranger Baru, Bidik Pasar SUV serta Double Cabin Indonesia

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:30 WIB

Honda WN7 Mulai Dijual di Eropa, Moge Listrik Berjarak Tempuh 140 Km Siap Tantang Rival Premium

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:00 WIB

Mobil Terbang Siap Mengudara di Indonesia, Xpeng Ungkap Satu Hambatan yang Masih Mengganjal

Berita Terbaru