JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan kebijakan asuransi untuk kapal-kapal AS yang melintasi Teluk Persia dan Selat Hormuz, menyusul meningkatnya ketegangan pasca serangan AS-Israel ke Iran. Kebijakan ini menjaga arus energi global tetap lancar dan menstabilkan harga minyak.
Selain itu, Trump menyatakan militer AS siap mengawal kapal-kapal jika diperlukan. “Saya memerintahkan United States Development Finance Corporation [DFC] menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan keamanan finansial untuk seluruh perdagangan maritim, khususnya energi, yang melintasi Teluk,” tulis Trump dalam media sosialnya. DFC memobilisasi modal swasta untuk mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS.
Kebijakan ini berlaku segera dan mencakup seluruh jalur pelayaran strategis. Trump menegaskan, “Amerika Serikat akan memastikan arus energi tetap mengalir bebas ke seluruh dunia.”
Sebagai informasi, Teluk Persia dan Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Sekitar 20% perdagangan minyak dunia melewati jalur ini. Sejak eskalasi konflik, harga minyak melonjak lebih dari 15%. Kenaikan kemungkinan berlanjut karena gangguan pasokan akibat serangan terhadap fasilitas energi di kawasan.
Akibatnya, sejumlah perusahaan asuransi global membatasi cakupan perlindungan untuk pengiriman di wilayah tersebut. Trump menegaskan serangan terhadap Iran tetap harus dilakukan, meski menekan pasar energi. “Harga minyak mungkin naik sementara, tetapi setelah situasi stabil, harga akan turun bahkan lebih rendah dari sebelumnya,” ujarnya kepada wartawan.
Dengan demikian, kebijakan ini menenangkan pasar dan memastikan arus energi tetap aman di tengah ketegangan regional yang memengaruhi perdagangan global.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









