Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur SPPG Tak Sesuai Juknis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penertiban dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai petunjuk teknis (juknis). Ia meminta pengawasan berjalan ketat agar program Makanan Bergizi (MBG) tepat sasaran.

Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S Deyang, menyampaikan perintah itu usai bertemu Presiden pada Rabu (8/4/2026).

“Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis segera ditertibkan,” ujar Nanik.

Baca Juga :  Anies Baswedan Puji Didit Prabowo: Rendah Hati dan Penuh Tata Krama

BGN Tindak SPPG Bermasalah

Nanik menyebut pihaknya menutup sementara SPPG yang melanggar aturan. Ia juga menindak mitra yang memicu kejadian luar biasa (KLB), menaikkan harga bahan baku, atau memonopoli pemasok.

Menurut Nanik, Presiden mendukung langkah tersebut. “Bagus, lanjutkan terus,” kata Prabowo.

MBG Fokus ke Penerima yang Membutuhkan

Prabowo menekankan penyaluran MBG harus menyasar anak-anak yang kekurangan gizi. Ia menilai keluarga mampu tidak memerlukan bantuan tersebut.

Nanik menyampaikan, “Kalau anak-anak orang mampu, mereka tidak perlu MBG karena orang tua sudah mampu menyediakan makanan bergizi.”

Baca Juga :  Elektabilitas Parpol: Gerindra Melonjak, Polemik Ambang Batas Parlemen Kian Memanas

BGN menyiapkan tim untuk memverifikasi penerima manfaat agar program berjalan tepat sasaran dan tidak boros.

MBG Tidak Boleh Dipaksakan

Prabowo juga menegaskan pelaksanaan MBG tidak boleh bersifat wajib. Sekolah dan masyarakat yang tidak membutuhkan program ini tidak perlu menerima bantuan.

“MBG harus menyasar anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi,” kata Nanik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru Kejagung, Asep Nana hingga Kuntadi Isi Jabatan Strategis
BKN Luncurkan Skema ASN Kerja Dekat Rumah, Zudan Sebut Bisa Pangkas Biaya Hidup
Kuntadi Gantikan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus, Rekam Jejak Penanganan Kasus Korupsi Besar Curi Perhatian
Tongkat Komando BGN Berpindah ke Sudaryono, Prabowo Pacu Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis
Nanik S Deyang Mundur, Nama Sudaryono Menguat sebagai Calon Kepala BGN
Usai Bertemu Prabowo, Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Dugaan Kongkalikong Proyek Terkuak, Bupati Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka KPK
Mulai Agustus 2026, Melepas Status WNI Tak Lagi Murah, Pemerintah Naikkan Biaya hingga Rp5 Juta
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:00 WIB

Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru Kejagung, Asep Nana hingga Kuntadi Isi Jabatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:00 WIB

BKN Luncurkan Skema ASN Kerja Dekat Rumah, Zudan Sebut Bisa Pangkas Biaya Hidup

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kuntadi Gantikan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus, Rekam Jejak Penanganan Kasus Korupsi Besar Curi Perhatian

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:00 WIB

Nanik S Deyang Mundur, Nama Sudaryono Menguat sebagai Calon Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Usai Bertemu Prabowo, Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN

Berita Terbaru