Meta Bersih-bersih Karyawan, Ribuan Pegawai Terancam PHK

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Meta menyiapkan langkah besar dengan memangkas ribuan karyawan secara global mulai Mei 2026. Perusahaan teknologi yang dipimpin Mark Zuckerberg ini akan menjalankan tahap awal pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 20 Mei mendatang.

Meta menargetkan pengurangan sekitar 10 persen dari total tenaga kerja. Dari sekitar 79.000 karyawan, sekitar 8.000 orang berpotensi terdampak pada tahap pertama.

Gelombang PHK Berlanjut hingga Akhir Tahun

Meta tidak berhenti pada satu gelombang. Perusahaan juga menyiapkan pemangkasan lanjutan pada paruh kedua 2026. Secara keseluruhan, Meta berpotensi memangkas hingga 20 persen tenaga kerjanya.

Manajemen mengambil langkah ini untuk menyeimbangkan kondisi keuangan perusahaan. Selain itu, Meta membutuhkan dana besar untuk membiayai pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang terus meningkat.

Baca Juga :  Mark Zuckerberg Siapkan AI Jadi 'Bos' Meta

Fokus Baru ke Pengembangan AI

Meta kini mengarahkan ulang strategi bisnis ke sektor AI. Perusahaan merombak struktur internal dan memindahkan banyak insinyur ke tim baru bernama Applied AI.

Tim ini mengembangkan agen AI mandiri yang mampu menulis kode dan menyelesaikan tugas kompleks. Meta menilai teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menekan kebutuhan tenaga kerja manusia di masa depan.

Restrukturisasi Terbesar Sejak 2022

Jika rencana ini berjalan penuh, Meta akan mencatat restrukturisasi terbesar sejak gelombang PHK pada 2022–2023. Saat itu, perusahaan memecat 11.000 karyawan pada November 2022 dan kembali memangkas 10.000 pekerja beberapa bulan setelahnya.

Baca Juga :  Vivo S50t 5G Segera Hadir, Ini Bocoran Spesifikasi, Kamera 64MP, dan Harga Terbaru

Meski begitu, pihak Meta sebelumnya membantah kabar pemangkasan hingga 20 persen. Perusahaan menyebut angka tersebut masih bersifat spekulatif dan belum menjadi keputusan final.

Langkah Meta mencerminkan tren industri teknologi global. Banyak perusahaan mulai mengalihkan anggaran ke pengembangan AI.

Amazon juga menjalankan strategi serupa. Perusahaan e-commerce tersebut telah memangkas sekitar 30.000 karyawan kantoran untuk mendukung investasi di bidang AI.

Kondisi ini menunjukkan perubahan besar dalam industri teknologi. Perusahaan kini memprioritaskan otomatisasi dan efisiensi melalui kecerdasan buatan, meski harus mengorbankan jumlah tenaga kerja dalam jangka pendek.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

iPhone 11 Belum Pensiun, Apple Beri Tiket iOS 27 dan Perpanjang Umur Pakai hingga 7 Tahun
Cukup Tap dari Jam Tangan, Galaxy Watch8 Hadirkan Cara Bayar Harian Super Cepat Tanpa Dompet
Google Hadirkan Gemini Go di Google Android Go, HP Murah Kini Masuki Era AI Generatif
TECNO POVA 8 Guncang Pasar HP Gaming: Baterai 8000mAh, Alive Matrix Mirip Nothing Phone Siap Rilis
Vivo V70 Lite 5G Rilis, Bawa Dimensity 7400 Turbo dan Baterai 6.500 mAh Jadi Andalan Baru di Kelas Menengah
Xiaomi 15 di 2026, Flagship Lama yang Masih Tangguh Lawan HP Baru
Tren HP Realme 2026 Berubah, Snapdragon RAM 8 GB Kini Makin Terjangkau untuk Gaming dan Multitasking
Bukan Sekadar Nama Besar, Samsung Galaxy S25 Masih Jadi Pilihan Favorit di 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:00 WIB

iPhone 11 Belum Pensiun, Apple Beri Tiket iOS 27 dan Perpanjang Umur Pakai hingga 7 Tahun

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:00 WIB

Cukup Tap dari Jam Tangan, Galaxy Watch8 Hadirkan Cara Bayar Harian Super Cepat Tanpa Dompet

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIB

Google Hadirkan Gemini Go di Google Android Go, HP Murah Kini Masuki Era AI Generatif

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:00 WIB

TECNO POVA 8 Guncang Pasar HP Gaming: Baterai 8000mAh, Alive Matrix Mirip Nothing Phone Siap Rilis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:00 WIB

Vivo V70 Lite 5G Rilis, Bawa Dimensity 7400 Turbo dan Baterai 6.500 mAh Jadi Andalan Baru di Kelas Menengah

Berita Terbaru

Oplus_0

Merangin

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:27 WIB