Malaysia Terapkan WFH Mulai 15 April, Anwar Perkuat Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Malaysia menetapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home atau WFH) bagi sektor publik mulai 15 April 2026. Kebijakan ini muncul sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan harga energi global.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan bahwa aturan WFH berlaku untuk kementerian, lembaga pemerintah, badan berkanun, serta perusahaan terkait pemerintah (GLC). Pemerintah akan segera merilis pedoman pelaksanaan kebijakan tersebut.

Anwar menegaskan kebijakan ini menjadi bagian dari strategi besar untuk menjaga keamanan energi nasional. Pemerintah juga ingin melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga energi yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Ia menilai pemerintah perlu bertindak lebih awal melalui Inisiatif Sokongan Rakyat. Langkah ini bertujuan mencegah dampak konflik global, terutama di kawasan Timur Tengah, terhadap rumah tangga dan dunia usaha.

Baca Juga :  Dr. Toni Indrayadi Menuju Profesor

Anwar juga memperkirakan kondisi global akan memburuk sebelum membaik. Ia menyebut proses pemulihan membutuhkan waktu yang panjang.

Selain kebijakan WFH, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk meredam dampak kenaikan harga energi. Kemudian, pemerintah menetapkan kuota bulanan 200 liter dalam skema Budi Madani 95. Pemerintah juga menerapkan mekanisme subsidi diesel di Sabah, Sarawak, dan Labuan.

Pemerintah mengalokasikan sekitar 4 miliar ringgit setiap bulan untuk menahan lonjakan harga minyak. Dana ini bertujuan melindungi konsumen dari dampak langsung kenaikan harga energi.

“Ini bukan perkara kecil. Pemerintah menyediakan tambahan 4 miliar ringgit untuk membantu rakyat,” kata Anwar.

Baca Juga :  Sosok Ayatollah Arafi, Pemimpin Sementara Iran

Ia juga menyebut kemampuan pemerintah tetap terbatas. Karena itu, pemerintah mempertimbangkan pengalaman negara lain dalam menghadapi krisis serupa.

Pemerintah Malaysia mempercepat diversifikasi sumber energi untuk menjaga pasokan bahan bakar dan listrik. Langkah ini bertujuan menghadapi gangguan rantai pasok global.

Pasokan Minyak Aman

Perusahaan minyak nasional, Petroliam Nasional Berhad, memastikan pasokan minyak dan gas tetap aman hingga Mei. Pemerintah menilai kondisi ini menjadi bantalan penting dalam menghadapi krisis.

Anwar menegaskan situasi saat ini tidak lagi normal. Ia meminta seluruh sektor bekerja sama dengan pemerintah untuk menghemat energi dan menghindari pemborosan.

“Kita harus menyesuaikan gaya hidup dan kebijakan untuk melindungi rakyat dan menjaga keberlanjutan energi,” kata Anwar

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Adu Gaya Angelina Jolie vs Shu Qi di Shanghai
Queen Rania Tampilkan Kehangatan Keluarga, Netizen Soroti Sosok Inspiratifnya
Alisha Lehmann: Pesona dan Performa, Bintang Cantik Leicester yang Makin Bersinar di Sepak Bola Eropa
Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM
Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global
Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz
Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik
Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Terapkan WFH Mulai 15 April, Anwar Perkuat Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Energi

Jumat, 3 April 2026 - 21:00 WIB

Adu Gaya Angelina Jolie vs Shu Qi di Shanghai

Jumat, 3 April 2026 - 14:00 WIB

Queen Rania Tampilkan Kehangatan Keluarga, Netizen Soroti Sosok Inspiratifnya

Kamis, 2 April 2026 - 23:00 WIB

Alisha Lehmann: Pesona dan Performa, Bintang Cantik Leicester yang Makin Bersinar di Sepak Bola Eropa

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM

Berita Terbaru

Oplus_0

Olahraga

Petenis Indonesia, Janice Tjen Tersingkir di Charleston Open

Senin, 6 Apr 2026 - 07:00 WIB

Oplus_0

Nasional

OJK Cabut Izin, BPR Koperindo Jaya Jakarta Resmi Tutup

Senin, 6 Apr 2026 - 05:00 WIB

Oplus_0

Nasional

Tren MTB Melejit, United Bike Dorong Gaya Hidup Sehat

Senin, 6 Apr 2026 - 04:00 WIB