Cabai Terjun Bebas, Harga Pangan 30 Juni 2026 Berubah: Beras hingga Daging Sapi Ikut Melandai

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Perubahan harga pangan kembali menarik perhatian masyarakat pada hari ini, Selasa, 30 Juni 2026. Sejumlah komoditas utama mencatat penurunan harga di pasar nasional. Kondisi tersebut membuat konsumen memiliki peluang mendapatkan bahan makanan dengan biaya lebih ringan.

Penurunan paling besar terjadi pada kelompok cabai. Selain itu, beras, daging sapi, ayam, dan telur juga mengalami koreksi harga. Namun, beberapa komoditas seperti bawang putih, gula premium, dan minyak goreng kemasan justru bergerak naik.

Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, perubahan harga ini mengikuti kondisi pasokan, permintaan, serta distribusi pangan di berbagai wilayah.

Harga Beras Mulai Melemah di Sejumlah Kategori

Kelompok beras menunjukkan tren penurunan pada perdagangan hari ini. Beras kualitas bawah I turun 2,39 persen hingga mencapai Rp14.300 per kilogram.

Kemudian, beras kualitas bawah II turun 3,10 persen menjadi Rp14.050 per kilogram. Pada kategori medium, beras medium I turun 5,20 persen menjadi Rp15.500 per kilogram.

Sementara itu, beras medium II mencatat penurunan lebih besar hingga 9,32 persen dengan harga Rp14.600 per kilogram. Beras super I turun menjadi Rp17.250 per kilogram, sedangkan beras super II berada di level Rp16.050 per kilogram.

Penurunan harga beras memberi dampak positif bagi rumah tangga. Pasalnya, masyarakat masih menjadikan beras sebagai kebutuhan utama setiap hari.

Cabai Menjadi Komoditas dengan Penurunan Terbesar

Di sisi lain, kelompok cabai mencatat perubahan harga paling signifikan. Harga cabai merah besar turun 21,58 persen menjadi Rp43.050 per kilogram.

Baca Juga :  Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen Mulai Besok, AHY Beri Peringatan Penting untuk Gojek, Grab, dan Maxim

Tidak hanya itu, cabai merah keriting juga turun 10,20 persen menjadi Rp48.850 per kilogram. Penurunan terbesar terjadi pada cabai rawit hijau yang mencapai 36,14 persen menjadi Rp33.750 per kilogram.

Selanjutnya, cabai rawit merah turun 20,60 persen menjadi Rp57.050 per kilogram.

Pergerakan harga cabai ini menunjukkan kondisi pasokan yang mulai membaik. Sebelumnya, harga cabai sempat mengalami tekanan akibat perubahan produksi dan permintaan pasar.

Beberapa Bahan Pokok Justru Mengalami Kenaikan

Meski mayoritas pangan mengalami penurunan, tidak semua komoditas bergerak ke arah yang sama. Harga bawang putih ukuran sedang naik 7,33 persen menjadi Rp46.850 per kilogram.

Selain itu, minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 5,58 persen menjadi Rp25.550 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek II naik 2,35 persen menjadi Rp23.950 per liter. Adapun minyak goreng curah masih berada pada harga Rp20.600 per liter.

Pada kelompok gula, gula pasir premium naik 3,70 persen menjadi Rp21.000 per kilogram. Namun, gula pasir lokal turun 2,36 persen menjadi Rp18.650 per kilogram.

Harga Daging, Ayam, dan Telur Ikut Turun

Selain bahan pokok, harga pangan hewani juga mengalami penyesuaian. Harga daging sapi kualitas I turun 7,49 persen menjadi Rp138.300 per kilogram.

Baca Juga :  Kurs Dolar AS Hari Ini Sentuh Rp17.405, Rupiah Masih Sulit Bangkit

Kemudian, daging sapi kualitas II turun 6,48 persen menjadi Rp131.400 per kilogram. Harga ayam ras segar ikut turun 3,10 persen menjadi Rp35.950 per kilogram.

Sementara itu, harga telur ayam ras segar turun 2,51 persen menjadi Rp29.100 per kilogram.

Kondisi tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein dengan pengeluaran yang lebih terkendali.

Pasar Pangan Masih Bergerak Dinamis

Secara keseluruhan, harga pangan pada 30 Juni 2026 menunjukkan tren penurunan. Cabai menjadi penyumbang koreksi terbesar, sedangkan beberapa komoditas lain masih menghadapi tekanan kenaikan.

Ke depan, perubahan harga tetap bergantung pada kelancaran distribusi, ketersediaan stok, serta keseimbangan permintaan pasar.

FAQ

Apa komoditas yang mengalami penurunan paling besar?

Cabai rawit hijau mencatat penurunan paling besar dengan koreksi 36,14 persen.

Apakah harga beras turun pada 30 Juni 2026?

Ya. Beberapa kategori beras mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya.

Mengapa harga cabai turun?

Perubahan harga cabai berkaitan dengan kondisi pasokan dan permintaan pasar.

Komoditas apa yang mengalami kenaikan harga?

Bawang putih, gula pasir premium, serta minyak goreng kemasan mengalami kenaikan.

Apa dampak penurunan harga pangan bagi masyarakat?

Penurunan harga membantu konsumen mengurangi pengeluaran harian dan menjaga daya beli.

Apakah harga pangan bisa berubah kembali?

Bisa. Harga pangan selalu mengikuti kondisi produksi, distribusi, cuaca, dan permintaan pasar.(Tim)

Berita Terkait

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Industri Alas Kaki Indonesia Melaju 11,3 Persen, Ekspansi Besar Menanti di Semester II 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan

Berita Terbaru