JAKARTA – PT Honda Prospect Motor mencatat tingginya minat konsumen terhadap Honda Prelude di Indonesia. Hingga akhir April 2026, jumlah pemesanan sedan sport coupe hybrid ini telah mencapai sekitar 280 unit sejak pembukaan inden pada Januari 2026.
Perusahaan memastikan pengiriman unit kepada konsumen mulai berlangsung pada akhir Mei 2026.
Antusiasme Tinggi dari Berbagai Daerah
Permintaan Honda Prelude tidak hanya datang dari kota besar di Pulau Jawa. Konsumen di berbagai wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi juga ikut memesan model ini.
Pada tahap awal, Honda hanya menyediakan 100 unit. Konsumen langsung menghabiskan seluruh kuota tersebut dalam waktu tiga hari. Melihat respons pasar yang sangat cepat, perusahaan kemudian menambah alokasi menjadi 150 unit untuk tahun 2026.
Lonjakan pemesanan ini menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia masih memiliki minat tinggi terhadap kendaraan elektrifikasi dengan karakter sporty.
Harga Resmi di Bawah Rp 1 Miliar
PT Honda Prospect Motor akhirnya mengumumkan harga resmi Honda Prelude. Perusahaan membanderol mobil ini sebesar Rp 974.900.000 (on the road Jakarta untuk kepemilikan mobil pertama).
Harga tersebut menempatkan Prelude sebagai salah satu sedan hybrid premium dengan banderol di bawah Rp 1 miliar di Indonesia. Strategi harga ini dinilai cukup kompetitif untuk segmen sport coupe berteknologi elektrifikasi.
Indonesia Jadi yang Pertama di Asia Tenggara
Honda menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang mendapatkan jatah Honda Prelude. Saat ini, perusahaan masih mendatangkan unit secara utuh dari Jepang atau berstatus completely built up (CBU).
Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar penting bagi Honda, terutama dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi.
Usung Teknologi Hybrid dan Sensasi Sporty
Honda Prelude mengandalkan sistem hybrid Honda e:HEV yang dikombinasikan dengan teknologi Honda S+ Shift. Sistem ini menghadirkan sensasi perpindahan gigi virtual hingga delapan percepatan, meskipun motor listrik menjadi penggerak utama.
Di sektor dapur pacu, mobil ini menggunakan mesin bensin 2.0 liter empat silinder segaris. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 137 daya kuda. Sementara itu, motor listriknya mampu menyumbang tenaga hingga 181 daya kuda.
Kombinasi ini memberikan keseimbangan antara efisiensi bahan bakar dan performa berkendara yang tetap agresif.
Fokus pada Masa Depan Elektrifikasi
Manajemen Honda menegaskan bahwa Prelude menjadi representasi arah pengembangan produk ke depan. Perusahaan ingin menghadirkan kendaraan elektrifikasi tanpa mengorbankan pengalaman berkendara khas Honda.
Melalui model ini, Honda berupaya menjaga keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kenyamanan. Strategi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam di era transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.
Dengan tingginya minat pasar sejak awal peluncuran, Honda Prelude berpotensi menjadi salah satu model hybrid paling diminati di segmen sedan sport premium di Indonesia sepanjang 2026.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









