Jakarta – Harga Emas Menguat di Akhir Pekan Pada Sabtu (21/2/2026), PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menaikkan harga emas batangan 24 karat. Berdasarkan pembaruan dari laman resmi Logam Mulia, Antam mematok harga di kisaran Rp3.012.000 per gram.
Sebelumnya, harga sempat bergerak fluktuatif. Kini, pasar menunjukkan tren penguatan.
Harga Buyback Ikut Terkerek
Selain menaikkan harga jual, Antam juga menaikkan harga pembelian kembali (buyback). Saat ini, Antam menetapkan harga buyback sekitar Rp2.793.000 per gram.
Kenaikan tersebut membuat investor kembali menghitung selisih antara harga jual dan buyback. Investor menerima harga buyback ketika mereka menjual kembali emas ke Antam.
Antam Sediakan Beragam Pecahan
Antam menyediakan emas dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Perusahaan menyesuaikan harga setiap pecahan dengan biaya produksi dan distribusi.
Investor biasanya memilih ukuran kecil untuk fleksibilitas transaksi. Sebaliknya, sebagian investor memilih ukuran besar untuk kebutuhan investasi jangka panjang.
Pasar Global Dorong Pergerakan Harga
Pelaku pasar global ikut mendorong perubahan harga emas domestik. Pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memengaruhi harga di dalam negeri.
Karena itu, pelaku pasar terus memantau perkembangan ekonomi global. Mereka menyesuaikan keputusan beli dan jual dengan kondisi terbaru.
Investor Tetap Andalkan Emas
Banyak masyarakat tetap mengandalkan emas sebagai instrumen investasi. Mereka memilih logam mulia untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, investor memanfaatkan emas sebagai aset lindung nilai. Tren kenaikan hari ini pun kembali menarik minat pasar.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









