Edy Wuryanto Tagih Janji Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menagih komitmen pemerintah terkait rencana penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Pemerintah pernah menjanjikan kebijakan itu sejak Oktober 2025.

Selain itu, Edy juga menanggapi wacana kenaikan tarif iuran bagi peserta mandiri. Ia menilai pemerintah belum tepat menaikkan premi dalam waktu dekat.

Menurut Edy, kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi tekanan. Karena itu, pemerintah sebaiknya menuntaskan lebih dulu janji penghapusan tunggakan sebelum meminta masyarakat membayar iuran lebih tinggi.

“Jangan sampai masyarakat membayar lebih mahal sementara pemerintah belum menuntaskan komitmen penghapusan tunggakan. Pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan dan memastikan rasa keadilan bagi peserta,” ujar Edy dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Pemerintah Harus Utamakan Keadilan

Selanjutnya, Edy meminta pemerintah menempatkan prinsip keadilan dan akuntabilitas sebagai dasar kebijakan iuran BPJS Kesehatan. Ia juga mendorong pemerintah berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Raih Pengalaman Medis Impian di AS Bersama AMO, Ini Caranya

Ia mengakui sistem jaminan kesehatan nasional menghadapi tekanan biaya. Harga obat meningkat. Biaya alat kesehatan ikut naik. Selain itu, fasilitas kesehatan menanggung beban layanan yang semakin besar.

Namun, menurut Edy, pemerintah tetap harus mempertimbangkan kemampuan masyarakat. Terutama peserta dari kelompok ekonomi rentan.

Karena itu, ia meminta pemerintah menjaga keseimbangan antara keberlanjutan sistem jaminan sosial dan kemampuan peserta membayar iuran.

Edy Soroti Aturan Evaluasi Iuran

Di sisi lain, Edy juga menyoroti aspek regulasi. Ia menilai pemerintah kurang memperhatikan aturan yang mengatur evaluasi iuran.

Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 menyebut pemerintah harus mengevaluasi besaran iuran paling lama setiap dua tahun. Namun, menurut Edy, pemerintah tidak menjalankan ketentuan itu dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Menkes Singgung Peserta BPJS PBI yang Kaya

“Faktanya, pemerintah tidak mengevaluasi iuran JKN selama kurang lebih lima tahun. Karena itu, publik wajar mempertanyakan dasar dan waktu kenaikan iuran saat ini,” katanya.

Usul Penyesuaian Bertahap

Sementara itu, Edy tidak menutup kemungkinan penyesuaian iuran pada 2026. Namun, ia meminta pemerintah menempuh langkah yang lebih proporsional.

Ia mengusulkan pemerintah lebih dulu menaikkan iuran pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) daerah.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjaga keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional. Selain itu, kebijakan itu juga dapat mencegah lonjakan beban bagi peserta mandiri.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Dari Dapur ke Kesehatan: Jahe Jadi Andalan Jaga Tubuh
Viral Produk Prostat Janjikan Hasil Instan, Begini Penjelasan Medisnya
Tanpa Rasa Sakit, EKG Bisa Cek Kondisi Jantung Anda Sekejap
Sakit Kepala Bagian Belakang Usai Makan Daging? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tips Sehat Usai Lebaran: Cara Antisipasi Dampak Makan Daging Berlebih
Olahraga Bukan Sekadar Gerak: Ini Rahasia 7 Hormon yang Buat Tubuh Lebih Sehat dan Bugar
Kolesterol Tinggi Diam-diam Muncul di Kaki dan Kulit, Kenali 6 Tanda Ini
Atasi Saraf Kejepit Tanpa Operasi Besar di Jakarta Sigma Brain Spine Center
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dari Dapur ke Kesehatan: Jahe Jadi Andalan Jaga Tubuh

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:00 WIB

Viral Produk Prostat Janjikan Hasil Instan, Begini Penjelasan Medisnya

Senin, 23 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tanpa Rasa Sakit, EKG Bisa Cek Kondisi Jantung Anda Sekejap

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WIB

Sakit Kepala Bagian Belakang Usai Makan Daging? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tips Sehat Usai Lebaran: Cara Antisipasi Dampak Makan Daging Berlebih

Berita Terbaru