JAKARTA – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menetapkan pembagian dividen tunai Rp580,07 miliar dari laba tahun buku 2025. Keputusan ini muncul dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.
Manajemen BNII membagikan dividen Rp7,61 per saham kepada pemegang saham. Nilai itu setara 35% dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp1,65 triliun. Perusahaan menahan sisa laba Rp1,07 triliun atau 65% untuk memperkuat modal dan ekspansi bisnis.
Presiden Direktur Steffano Ridwan menegaskan perubahan susunan pengurus bertujuan memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang. Ia menyebut langkah ini mendukung posisi Maybank Indonesia sebagai mitra keuangan regional.
RUPST juga mengangkat Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris. Selain itu, perusahaan menunjuk Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim sebagai komisaris. Manajemen juga memasukkan Mariana Husin ke jajaran direksi.
Perusahaan mengganti Edwin Gerungan dan Ricky Antariksa setelah keduanya menyelesaikan masa jabatan.
BNII mencatat harga saham di level Rp212 pada penutupan perdagangan Jumat, 17 April 2026. Harga itu naik 0,95% atau 2 poin dari hari sebelumnya.
Penutup:
Manajemen BNII menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan memanfaatkan jaringan global dan memperkuat pemahaman pasar domestik. Strategi ini diharapkan mendorong kinerja bisnis dan memperbesar kontribusi terhadap sektor keuangan nasional.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









