Puluhan Bengkel Resmi Konversi Motor Listrik Tersebar di Indonesia, Ini Daftarnya dan Arah Baru Energi Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat program konversi motor listrik sebagai bagian dari transisi energi nasional. Kementerian terkait bersama sejumlah institusi pendidikan dan pelaku industri kini telah mengantongi puluhan bengkel resmi yang siap mengubah motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik bersertifikat. Program ini tidak hanya menekan ketergantungan BBM, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di sektor otomotif ramah lingkungan.

Dorongan Pemerintah dan Arah Kebijakan Energi

Pemerintah menempatkan konversi kendaraan sebagai bagian penting dari agenda besar pengurangan emisi karbon. Dalam beberapa kesempatan, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa elektrifikasi kendaraan harus berjalan beriringan dengan pengembangan energi baru terbarukan, terutama tenaga surya.

Pemerintah menargetkan percepatan pemanfaatan energi bersih dalam skala besar, sekaligus mengurangi impor bahan bakar minyak. Program konversi motor dan mobil ke listrik menjadi salah satu strategi utama untuk mencapai efisiensi energi nasional.

Namun, pemerintah juga menegaskan bahwa proses konversi tidak boleh dilakukan sembarangan. Setiap kendaraan hasil konversi wajib melalui uji teknis dan administrasi sebelum resmi beroperasi di jalan raya.

Standar Ketat Konversi Motor Listrik

Kementerian Perhubungan sudah menetapkan aturan melalui regulasi khusus yang mengatur proses konversi motor listrik. Setiap bengkel wajib memiliki sertifikasi resmi dan tenaga teknis yang kompeten.

Setelah proses konversi selesai, kendaraan harus melewati uji tipe serta mendapatkan sertifikat legalitas sebelum surat kendaraan diperbarui. Standar ini bertujuan menjaga keselamatan pengguna sekaligus memastikan kualitas kendaraan tetap memenuhi regulasi lalu lintas.

Baca Juga :  Kijang Kapsul 2026 Resmi Bangkit! Desain Retro-Modern, Hybrid Hemat BBM, Harga Mulai Rp350 Jutaan

Puluhan Bengkel Resmi Tersebar di Indonesia

Saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat puluhan bengkel konversi motor listrik resmi telah beroperasi di berbagai daerah Indonesia. Sebaran bengkel ini mencakup institusi pendidikan, perusahaan swasta, hingga bengkel independen bersertifikat.

Beberapa bengkel yang sudah terdaftar antara lain:

Elders Garage di Jakarta Selatan yang aktif mengembangkan teknologi konversi modern

STP Otomotif ITS Surabaya yang melibatkan perguruan tinggi dalam riset kendaraan listrik

Volto Mechanix di Bali yang fokus pada inovasi motor listrik berbasis komunitas

PT Cogindo DayaBersama di Cirebon yang mengembangkan layanan konversi industri

PT Ekolektrik Konversi Mandiri di Solo yang melayani konversi kendaraan harian

Selain itu, sejumlah SMK dan kampus teknik juga ikut berpartisipasi dalam program ini, sehingga ekosistem pendidikan vokasi ikut berkembang seiring kebutuhan industri kendaraan listrik.

Ekosistem Konversi Mulai Terbentuk

Kehadiran bengkel resmi ini menunjukkan bahwa industri konversi motor listrik mulai memasuki tahap serius. Tidak hanya sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari ekosistem industri otomotif nasional.

Pelaku industri menilai keberadaan bengkel bersertifikat menjadi kunci utama agar masyarakat memiliki akses terhadap konversi yang aman, terstandar, dan terjangkau. Di sisi lain, pemerintah mendorong kolaborasi antara sektor swasta, akademisi, dan lembaga pelatihan vokasi untuk mempercepat adopsi teknologi ini.

Baca Juga :  Scoopy 2026 Rilis: Gaya Retro Naik Kelas, Fitur Premium dan Irit BBM

Tantangan di Lapangan

Meski perkembangan cukup pesat, program konversi motor listrik masih menghadapi sejumlah tantangan. Biaya konversi yang relatif tinggi menjadi salah satu kendala utama bagi masyarakat.

Selain itu, ketersediaan suku cadang, standar baterai, serta layanan purnajual masih perlu diperkuat agar pengguna merasa lebih yakin untuk beralih dari kendaraan konvensional.

Pemerintah dan pelaku industri kini fokus memperluas jaringan bengkel serta menekan biaya produksi agar konversi bisa lebih terjangkau.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa itu konversi motor listrik?

Konversi motor listrik adalah proses mengubah motor berbahan bakar bensin menjadi motor yang menggunakan tenaga baterai listrik melalui modifikasi teknis di bengkel bersertifikat.

2. Apakah motor hasil konversi legal digunakan di jalan?

Ya, selama kendaraan sudah lolos uji tipe dan memiliki sertifikat resmi dari instansi berwenang, motor tersebut legal digunakan di jalan raya.

3. Siapa saja yang boleh melakukan konversi?

Hanya bengkel yang sudah memiliki izin resmi dan teknisi bersertifikat yang boleh melakukan konversi motor listrik.

4. Apakah biaya konversi mahal?

Biaya konversi masih relatif tinggi, tergantung jenis motor dan spesifikasi baterai yang digunakan, namun pemerintah berupaya menurunkannya melalui subsidi dan pengembangan industri.

5. Apa keuntungan motor listrik hasil konversi?

Motor listrik lebih hemat biaya operasional, ramah lingkungan, dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.

Penulis : Al Amsori

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Cruiser Tanpa Kopling? QJMotor SRV250 Punya Fitur AMT yang Bikin Macet Tak Lagi Melelahkan
Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Petani Bakal Jadi Pengguna Pertama?
Ford Hadirkan Everest Platinum dan Tiga Ranger Baru, Bidik Pasar SUV serta Double Cabin Indonesia
Honda WN7 Mulai Dijual di Eropa, Moge Listrik Berjarak Tempuh 140 Km Siap Tantang Rival Premium
Mobil Terbang Siap Mengudara di Indonesia, Xpeng Ungkap Satu Hambatan yang Masih Mengganjal
BBN Kendaraan Bekas Sudah Rp0, Tapi Dompet Tetap Keluar Uang? Ini Biaya Balik Nama yang Wajib Diketahui
Suzuki Saluto 125 2026 Resmi Meluncur, Skutik Retro Bergaya Italia Ini Dibanderol Rp49 Jutaan dan Tembus 51,9 Km/Liter
Puluhan Mobil Baru Siap Meluncur di GIIAS 2026, Persaingan Pabrikan Makin Panas dan Pasar Otomotif Bergairah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 04:50 WIB

Cruiser Tanpa Kopling? QJMotor SRV250 Punya Fitur AMT yang Bikin Macet Tak Lagi Melelahkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:44 WIB

Prabowo Umumkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Petani Bakal Jadi Pengguna Pertama?

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ford Hadirkan Everest Platinum dan Tiga Ranger Baru, Bidik Pasar SUV serta Double Cabin Indonesia

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:30 WIB

Honda WN7 Mulai Dijual di Eropa, Moge Listrik Berjarak Tempuh 140 Km Siap Tantang Rival Premium

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:00 WIB

Mobil Terbang Siap Mengudara di Indonesia, Xpeng Ungkap Satu Hambatan yang Masih Mengganjal

Berita Terbaru