AHY: Infrastruktur Harus Buka Peluang dan Sambungkan Harapan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menguntungkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara tentang proyek fisik. Selain itu, ia menilai infrastruktur berkaitan dengan harapan, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat peluncuran Podcast InfraMe di Jakarta. Dalam kesempatan itu, AHY menekankan pentingnya pembangunan yang menghadirkan rasa keadilan. Ia juga mendorong pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Menurut AHY, setiap pembangunan jalan, kawasan, hingga ruang publik harus membuka akses bagi masyarakat. Pembangunan tersebut juga harus menciptakan peluang ekonomi baru.

Baca Juga :  Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Dengan demikian, infrastruktur dapat menyambungkan berbagai potensi daerah. Selain itu, konektivitas yang kuat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, AHY menegaskan pemerintah harus menjangkau seluruh wilayah melalui pembangunan. Karena itu, ia menilai pemerintah tidak boleh membiarkan daerah mana pun tertinggal dari kemajuan pembangunan.

“Setiap jalan yang kita bangun, setiap kawasan yang kita kembangkan, harus membuka akses dan menciptakan peluang,” ujarnya.

Baca Juga :  UMKM Beralih Kanal Penjualan, E-Commerce Indonesia Tetap Tumbuh Stabil

Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan kepentingan generasi mendatang. Ia menilai pemerintah tidak boleh meninggalkan kelompok masyarakat tertentu dalam proses pembangunan.

Pada akhirnya, AHY menilai infrastruktur berkaitan erat dengan kehidupan manusia. Infrastruktur membantu anak-anak meraih pendidikan yang lebih baik. Selain itu, konektivitas yang kuat membantu pelaku UMKM memperluas akses pasar.

Karena itu, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur yang inklusif. Langkah tersebut bertujuan memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan seluruh masyarakat menikmati manfaat pembangunan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru

Pendidikan

Toni Indrayadi Jadi Profesor, KBRC: Semoga Makin Berdedikasi

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:54 WIB