BRIN Dorong Indonesia Mandiri di Industri Satelit

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai Indonesia perlu mengubah peran di industri antariksa. Selama ini, Indonesia lebih banyak membeli teknologi satelit dari luar negeri. Kini, Indonesia perlu bertransformasi menjadi produsen satelit untuk memperkuat kemandirian teknologi dan meningkatkan posisi di industri antariksa global.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN, Robertus Heru Triharjanto, menegaskan, negara lain yang memproduksi satelit dan menyediakan layanan peluncuran mendapatkan nilai strategis terbesar. “Indonesia masih mengandalkan teknologi dari luar, padahal produsen mendapatkan keuntungan strategis,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Saat ini, para peneliti membangun kemampuan nasional secara bertahap. Meskipun sebagian besar komponen satelit masih berasal dari luar negeri, mereka mulai mengembangkan komponen di dalam negeri. Beberapa teknologi yang sudah mereka kembangkan meliputi reaction wheel, star sensor, dan sistem kamera satelit. Komponen ini penting karena mendukung navigasi dan pengamatan satelit di orbit.

Baca Juga :  Blackbird Bikin Geger Dunia Teknologi: Drone Eksperimental Ini Tembus Kecepatan Gila 730 Km/Jam dan Hampir Tak Terkendali

Heru menambahkan, dengan memproduksi satelit sendiri, Indonesia akan memperkuat kemandirian teknologi, membuka peluang industri satelit nasional, dan mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Selain itu, program ini memberikan pengalaman langsung bagi peneliti muda dan mahasiswa dalam merancang, mengintegrasikan, dan menguji satelit.

Baca Juga :  Nomor HP Bisa Hilang dari Pencarian GetContact, Begini Cara Mengaktifkan Fitur Privasinya

Sebenarnya, pengembangan satelit di Indonesia sudah dimulai sejak LAPAN-A1. Peneliti bekerja sama dengan Technical University Berlin sejak 2003, kemudian meluncurkan satelit ini pada 10 Januari 2007 menggunakan roket PSLV-C7 milik Indian Space Research Organisation dari Satish Dhawan Space Centre, India.

Keberhasilan LAPAN-A1 menjadi tonggak penting teknologi antariksa nasional. Menurut Heru, kemajuan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada visi, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Dengan demikian, melalui riset dan kolaborasi berkelanjutan, Indonesia akan mampu memproduksi satelit sendiri dan bersaing di industri antariksa global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru