KERINCI – Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Kerinci mengalokasikan anggaran belanja cukup besar pada tahun 2026. Berdasarkan data yang diperoleh dari dokumen anggaran, terdapat alokasi Rp2,2 miliar pada pos belanja “Bahan Lainnya”.
Selain itu, anggaran sebesar Rp1,07 miliar dialokasikan untuk pemeliharaan kendaraan dinas, sementara Rp112,5 juta dianggarkan untuk pakaian dinas.
Total anggaran tersebut terbagi dalam delapan paket kegiatan. Namun hingga kini, rincian penggunaan dana pada pos “Bahan Lainnya” belum dijelaskan secara detail oleh pihak terkait.
Sementara itu, untuk pemeliharaan kendaraan dinas, terdapat dua pagu anggaran masing-masing Rp718,7 juta dan Rp358,7 juta. Anggaran tersebut disebut untuk mendukung operasional kendaraan dinas dan aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Di sisi lain, anggaran pakaian dinas dialokasikan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Secara keseluruhan, total anggaran pada sejumlah pos belanja di Bagian Umum Pemkab Kerinci mencapai Rp3,39 miliar.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bagian Umum Pemkab Kerinci belum memberikan tanggapan terkait rincian penggunaan anggaran pada pos “Bahan Lainnya”.
Sejumlah pihak menilai keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran diperlukan agar masyarakat dapat memahami alokasi belanja pemerintah daerah secara lebih menyeluruh. untuk pakaian dinas.
Total anggaran tersebut terbagi dalam delapan paket kegiatan. Namun hingga kini, rincian penggunaan dana pada pos “Bahan Lainnya” belum dijelaskan secara detail oleh pihak terkait.
Sementara itu, untuk pemeliharaan kendaraan dinas, terdapat dua pagu anggaran masing-masing Rp718,7 juta dan Rp358,7 juta. Anggaran tersebut disebut untuk mendukung operasional kendaraan dinas dan aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Di sisi lain, anggaran pakaian dinas dialokasikan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Secara keseluruhan, total anggaran pada sejumlah pos belanja di Bagian Umum Pemkab Kerinci mencapai Rp3,39 miliar.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bagian Umum Pemkab Kerinci belum memberikan tanggapan terkait rincian penggunaan anggaran pada pos “Bahan Lainnya”.
Sejumlah pihak menilai keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran diperlukan agar masyarakat dapat memahami alokasi belanja pemerintah daerah secara lebih menyeluruh.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









