PLN Beri Diskon Listrik 50 Persen, Begini Cara Klaim

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT PLN menghadirkan promo diskon listrik 50% untuk layanan tambah daya pada bulan Maret 2026. Melalui program “Ramadan Terang, Lebaran Tenang,” PLN membantu pelanggan rumah tangga menghemat biaya listrik selama puasa hingga Idul Fitri.

Promo berlaku mulai 25 Februari hingga 10 Maret 2026. Promo menyasar pelanggan satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 450 VA yang naik menjadi 7.700 VA biasanya membayar Rp7.025.250, namun dengan diskon 50% cukup membayar Rp3.512.625.

Baca Juga :  Ketidakpastian Global Uji Strategi Dana Haji

Untuk mengklaim voucher, pelanggan membuka aplikasi PLN Mobile dan mengikuti langkah berikut:

Pilih menu Token & Pembayaran, lalu lakukan transaksi.

Klik banner promo tambah daya, gulir ke tombol Klaim Voucher, dan klik.

E-voucher muncul di menu Reward, lalu salin kode untuk digunakan saat pengajuan tambah daya.

Selanjutnya, pelanggan mengajukan tambah daya melalui menu Perubahan Daya di aplikasi. Masukkan nomor ID pelanggan, pilih daya baru maksimal 7.700 VA, dan masukkan kode e-voucher saat pembayaran. Sistem otomatis memotong biaya 50%, kemudian petugas PLN memproses permohonan pelanggan.

Baca Juga :  ASN Siap Ikuti Pelatihan Komcad di Pasmar-1

Berikut contoh perhitungan diskon 50% tambah daya PLN:

Daya Sebelumnya

Daya Sesudah

Harga Normal

Harga Promo 50%

450 VA

900 VA

Rp421.650

Rp210.825

1.300 VA

2.200 VA

Rp843.300

Rp421.650

2.200 VA

3.500 VA

Rp1.259.700

Rp629.850

5.500 VA

7.700 VA

Rp2.131.800

Rp1.065.900

Dengan cara ini, pelanggan menikmati diskon listrik 50% secara mudah, cepat, dan aman.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru