JAKARTA – Toyota Kijang Super 2026 memadukan desain klasik dan teknologi modern. Sebelumnya, masyarakat Indonesia mengenal Kijang Super sebelum era Kijang Kapsul.
Seiring waktu, generasi ketiga Kijang populer pada akhir 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Desainnya tetap kotak, namun tampil lebih modern dibanding generasi sebelumnya.
Toyota Astra Motor menghadirkan Kijang Super untuk menyempurnakan generasi awal. Banyak keluarga, pengusaha, dan pengendara pedesaan memilih mobil ini. Selain itu, mayoritas unit di Indonesia memakai mesin bensin 1.5L (5K) karburator.
Konsumsi BBM Toyota Kijang Super
Karena masih memakai sistem karburator, mobil ini mengonsumsi BBM berbeda dari mobil modern. Berikut rata-rata konsumsi BBM dalam kondisi mesin sehat:
Dalam kota: 1 liter menempuh 7–9 km. Macet dan sering berhenti membuat konsumsi lebih boros.
Luar kota / jalan tol: 1 liter menempuh 10–12 km. Kecepatan stabil dan beban ringan membuat konsumsi lebih hemat.
Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi BBM
Kondisi mesin, gaya mengemudi, beban kendaraan, dan jenis rute memengaruhi efisiensi bahan bakar. Oleh karena itu, pengendara harus menyesuaikan cara mengemudi untuk hasil maksimal.
Kesimpulan
Toyota Kijang Super tetap favorit karena mesin bandel, irit bahan bakar, dan kabin luas. Dengan demikian, mobil ini cocok untuk keluarga maupun pengusaha.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









