Walikota News York Kecam Serangan Trump ke Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang melancarkan serangan militer terhadap Iran. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Mamdani menilai serangan yang melibatkan Amerika Serikat bersama Israel telah memperburuk situasi geopolitik global. Ia menyampaikan kritik itu saat menghadiri sebuah acara publik di Brooklyn, New York.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi

“Serangan militer hari ini menandai eskalasi berbahaya dalam tindakan perang agresi ilegal,” ujar Mamdani.

Warga Amerika Disebut Menginginkan Perdamaian

Lebih lanjut, Mamdani, menegaskan bahwa masyarakat Amerika sebenarnya tidak menginginkan konflik baru di luar negeri. Sebaliknya, banyak warga berharap pemerintah lebih fokus menangani persoalan domestik yang semakin mendesak.

Menurutnya, masyarakat Amerika saat ini menghadapi berbagai tantangan ekonomi, terutama terkait mahalnya biaya hidup dan krisis keterjangkauan perumahan.

Baca Juga :  Donald Trump Santai Harga BBM Naik

“Rakyat Amerika tidak menginginkan kota-kota dibom, warga sipil terbunuh, ataupun medan perang baru dibuka. Sebaliknya, mereka menginginkan perdamaian dan solusi nyata untuk krisis perumahan,” tegasnya.

Pernyataan Berbeda Setelah Pertemuan di Gedung Putih

Namun demikian, kecaman Mamdani terhadap kebijakan militer Trump muncul hanya beberapa hari setelah keduanya bertemu di Gedung Putih. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai isu, terutama rencana.

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru