Phone Scam Pajak Kuras Rekening Korban Ratusan Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta — Kasus penipuan digital kembali terjadi dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah. Belakangan ini, pelaku menjalankan modus telepon. Mereka menyamar sebagai petugas pajak dan memanfaatkan kebingungan masyarakat terkait sistem layanan pajak digital.

Kronologi Kejadian

Awalnya, seorang pengguna di platform Instagram mengungkap kasus ini melalui unggahan pribadi. Ia membagikan pengalaman setelah pelaku menipu dirinya melalui phone scam. Selain itu, korban juga mengimbau masyarakat untuk menyebarkan informasi tersebut agar masyarakat lain terhindar dari penipuan serupa.

Korban menjelaskan bahwa pelaku menelepon dan mengaku sebagai pegawai pajak. Kemudian, pelaku menyampaikan klaim tentang kesalahan data. Pelaku meminta korban segera memperbaiki data tersebut sehingga korban merasa harus segera bertindak.

Pelaku Gunakan Data Pribadi untuk Meyakinkan Korban

Lebih lanjut, pelaku menyebut data pribadi korban secara rinci. Data tersebut mencakup nomor NPWP dan informasi lain yang bersifat rahasia. Akibatnya, korban mempercayai identitas pelaku sebagai petugas resmi.

Baca Juga :  BI Tahan BI Rate 4,75% April 2026, Ini Dampaknya ke Rupiah dan Inflasi

Modus Aplikasi dan Fitur Berbagi Layar

Setelah itu, pelaku mengirim tautan unduhan aplikasi kepada korban. Tidak hanya itu, pelaku juga menawarkan bantuan teknis. Pelaku meminta korban mengaktifkan fitur berbagi layar.

Melalui fitur tersebut, pelaku melihat berbagai informasi sensitif di perangkat korban. Informasi tersebut meliputi username, PIN, serta kata sandi akun penting.

Kurasi Rekening Korban dalam Waktu Singkat

Selanjutnya, pelaku mengambil alih kendali perangkat korban setelah memperoleh data penting. Dalam waktu singkat, pelaku menguras seluruh isi rekening korban.

Baca Juga :   Wapres ke‑6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia

Pelaku juga menekan kondisi psikologis korban. Mereka menciptakan situasi yang terasa mendesak. Dengan demikian, korban tidak sempat berpikir panjang atau meminta pendapat pihak lain.

Laporan Sudah Masuk ke Otoritas Terkait

Sementara itu, korban melaporkan kasus ini ke pihak bank dan kepolisian. Korban juga menyampaikan laporan ke Otoritas Jasa Keuangan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun hingga saat ini, pihak berwenang masih memproses laporan tersebut dan belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Masyarakat Perlu Meningkatkan Kewaspadaan

Oleh karena itu, kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat di Indonesia. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak yang mengaku sebagai lembaga resmi, terutama jika pihak tersebut meminta instalasi aplikasi atau akses perangkat pribadi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Libur Sekolah Semester Genap 2026 Segera Tiba, Orang Tua Wajib Catat Jadwal Resmi dan Rencana Kegiatan Anak
Pemerintah Siapkan Langkah Penyelamatan Fiskal Daerah di Tengah Krisis Pembayaran PPPK
BPJS Kesehatan Terapkan Aturan Baru Kontrol 2026, Pasien Wajib Ikuti Jadwal Ketat Mulai Berlaku Juni
KPK Naikkan Status Kasus OTT Muara Enim, Bukti Mengarah ke Dugaan Korupsi Proyek Pendidikan
Dari Sumbar ke Kejagung, Putra Sungai Penuh Dipercaya Duduki Jabatan Penting
UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot
Indonesia Stop Impor Beras, Kebijakan Baru Picu Dampak Global
Bupati di Sumsel Terjaring OTT KPK, Kantor Disegel dan Aktivitas Lumpuh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:00 WIB

Libur Sekolah Semester Genap 2026 Segera Tiba, Orang Tua Wajib Catat Jadwal Resmi dan Rencana Kegiatan Anak

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan Langkah Penyelamatan Fiskal Daerah di Tengah Krisis Pembayaran PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

BPJS Kesehatan Terapkan Aturan Baru Kontrol 2026, Pasien Wajib Ikuti Jadwal Ketat Mulai Berlaku Juni

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:36 WIB

KPK Naikkan Status Kasus OTT Muara Enim, Bukti Mengarah ke Dugaan Korupsi Proyek Pendidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dari Sumbar ke Kejagung, Putra Sungai Penuh Dipercaya Duduki Jabatan Penting

Berita Terbaru