RI-AS Teken Perdagangan US$ 15 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menandatangani pakta perdagangan timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART) pada 19 Februari 2026. Langkah ini memperkuat hubungan perdagangan kedua negara.

Indonesia Beli Produk Energi AS Senilai US$ 15 Miliar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, pemerintah akan membeli produk energi senilai US$ 15 miliar dari AS. Produk yang dibeli meliputi LPG, minyak mentah (crude oil), dan BBM siap pakai.
“Tadi kami membahas komitmen perdagangan dengan AS, yaitu pembelian BBM senilai US$ 15 miliar, termasuk LPG, crude, dan minyak jadi,” kata Bahlil usai Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, Rabu (11/2/2026).
Kesepakatan ini memberi keuntungan timbal balik bagi kedua negara.

Pemerintah Fokus pada Kerja Sama Pertambangan

Selain energi, Bahlil menyebut pemerintah akan membahas kerja sama bilateral di sektor pertambangan. Namun, ia tidak merinci detail pembahasan.
Bahlil menegaskan, Indonesia memberikan perlakuan setara (equal treatment) kepada semua negara, termasuk AS, untuk investasi di sektor mineral kritis dan nikel. “Kalau mereka berminat berinvestasi, kami terbuka sama seperti untuk negara lain. Negara kita bebas aktif,” ujarnya. Pendekatan ini menunjukkan keterbukaan Indonesia terhadap investasi asing.

Presiden Berangkat ke AS 19 Februari

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Prabowo akan mengunjungi AS pada 19 Februari 2026.
Presiden akan menghadiri penandatanganan ART. Selain itu, ia akan mengikuti pertemuan perdana Board of Peace. “Presiden rencananya hadir pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut kami juga menjadwalkan penandatanganan ART,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (11/2/2026). Jadwal ini memastikan semua agenda berjalan lancar.

Komitmen Indonesia Memperkuat Hubungan Ekonomi

Dengan kunjungan ini, pemerintah memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral dengan AS. Pemerintah juga membuka peluang investasi di sektor energi dan pertambangan, sehingga kedua negara saling menguntungkan.
Baca Juga :  Innova Matic 2026: Diesel vs Hybrid

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Alisha Lehmann: Pesona dan Performa, Bintang Cantik Leicester yang Makin Bersinar di Sepak Bola Eropa
Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM
Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global
Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz
Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 23:00 WIB

Alisha Lehmann: Pesona dan Performa, Bintang Cantik Leicester yang Makin Bersinar di Sepak Bola Eropa

Kamis, 2 April 2026 - 22:00 WIB

Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global

Rabu, 1 April 2026 - 18:30 WIB

Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz

Berita Terbaru

Oplus_0

Sumbar

Solok Selatan Tuan Rumah ISKADA 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 00:00 WIB