Purbaya: Seleksi Petinggi OJK Tetap Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjalankan proses pemilihan pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara transparan. Pemerintah menggunakan mekanisme resmi Panitia Seleksi (Pansel) untuk melakukan seleksi.

Purbaya menambahkan, calon petinggi OJK harus mendaftar melalui jalur resmi. “Nanti begitu pendaftaran dibuka, orang-orang yang kompeten di industri keuangan pasti akan mendaftar. Kami biarkan mereka bersaing secara sehat,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

Tak Mau Berspekulasi Soal Nama Calon

Beberapa nama calon sempat muncul di publik. Namun, Purbaya menolak menanggapi spekulasi tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan menunggu proses resmi dari Pansel. “Saya belum tahu nama-nama yang muncul. Kita tunggu saja proses resmi Pansel. Yang jelas, setiap pendaftar akan menjalani serangkaian tes untuk membuktikan kemampuan mereka,” katanya.

Pansel Menilai Berdasarkan Kompetensi dan Tes Teknis

Pansel akan menilai setiap calon petinggi OJK berdasarkan kompetensi dan kemampuan teknis. Mereka akan menilai pemahaman calon tentang pasar modal dan sektor finansial. “Kinerja mereka akan terlihat saat kami menguji kemampuan teknis dan pemahaman pasar,” tambah Purbaya.

Integritas dan Kredibilitas Jadi Prioritas

Purbaya menekankan pemerintah selalu mematuhi prosedur yang diatur undang-undang. Jika pemerintah melewati mekanisme resmi, hal itu berpotensi merusak kredibilitas di mata pasar. “Kita harus patuh pada aturan agar integritas pengelolaan pasar dan regulasi tetap terjaga,” tegasnya.
Dengan mekanisme yang jelas, pemerintah berharap seleksi ini menghasilkan pimpinan OJK yang kompeten dan dipercaya pasar.
Baca Juga :  Produktivitas Malaysia Ungguli Indonesia dan Thailand

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru