Rp2,3 Miliar Digelontorkan, Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang Mulai Diaspal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA – jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang

 

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mulai membuka akses yang lebih nyaman menuju sejumlah kawasan melalui penanganan ruas Pulau Punjung-Lubuk Bulang. Pekerjaan ini sekaligus memperkuat fungsi ruas tersebut sebagai jalur alternatif menuju Siluluak Sungai Lansek hingga Kecamatan Timpeh.

Pengaspalan ruas itu mulai berjalan pada Selasa (22/9/2026). Pemkab Dharmasraya mengalokasikan anggaran Rp2,334 miliar untuk menangani berbagai titik kerusakan sepanjang sekitar 6,7 kilometer.

Selain mengaspal sejumlah titik, pemerintah juga memperbaiki jalan berlubang dan bahu jalan. Dengan demikian, masyarakat mendapat jalur yang lebih nyaman untuk menunjang mobilitas harian, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi antar kawasan.

Jalur Alternatif Menuju Timpeh

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, menjelaskan fungsi penting ruas Pulau Punjung-Lubuk Bulang.

Menurut Willy, ruas tersebut menjadi salah satu pilihan jalur bagi masyarakat yang hendak menuju Siluluak Sungai Lansek, Kecamatan Sitiung, hingga Kecamatan Timpeh.

Karena itu, Pemkab Dharmasraya menempatkan peningkatan kualitas ruas tersebut sebagai bagian dari upaya memperbaiki konektivitas wilayah.

“Penanganan ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan jalan tersebut,” kata Willy, Rabu (23/9/2026).

Pekerjaan mencakup ruas sepanjang sekitar 6,7 kilometer. PT Pratam Putra Sejahtera mengerjakan proyek tersebut dengan nilai kontrak Rp2,334 miliar.

Pemerintah Tangani Puluhan Titik Kerusakan

Willy menjelaskan, tim pelaksana menyesuaikan penanganan dengan kondisi setiap titik. Mereka melakukan pengaspalan, memperbaiki permukaan jalan yang rusak dan berlubang, serta membenahi bahu jalan.

Baca Juga :  Safari di Dharmasraya, Vasko Puji Kerukunan Masyarakat

Pada segmen pertama sepanjang 6,15 kilometer, tim mengaspal delapan titik dengan total panjang 781 meter. Selain itu, mereka memperbaiki sembilan titik dengan total panjang 175,60 meter.

Tim juga menangani 93 titik jalan berlubang pada segmen tersebut. Pekerjaan kemudian berlanjut pada bahu jalan sepanjang 1.387 meter dengan lebar antara 0,50 hingga 1,50 meter.

Sementara itu, segmen kedua memiliki panjang 500 meter. Pada bagian ini, tim mengaspal dua titik dan memperbaiki 15 titik jalan berlubang hingga kawasan Masjid Lubuk Bulang.

Dengan pola tersebut, pemerintah dapat mengarahkan pekerjaan sesuai tingkat kerusakan. Langkah ini sekaligus membantu menjaga kualitas ruas jalan secara lebih bertahap.

Enam Ruas Masuk Program Penanganan

Penanganan Pulau Punjung-Lubuk Bulang tidak berdiri sendiri. Willy menyebut Pemkab Dharmasraya juga mengerjakan lima ruas jalan lain selama periode September hingga Oktober 2026.

Kelima ruas tersebut meliputi Lagan Jaya-Sipangkur, RSUD Lama Sungai Dareh Segmen 1, Sungai Limau-Batu Kangkung, Pulau Punjung-Kampung Surau, serta Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Timur.

Pemerintah menjalankan pekerjaan tersebut secara bertahap. Targetnya bukan hanya memperbaiki titik kerusakan, tetapi juga meningkatkan kemantapan jaringan jalan yang mendukung mobilitas masyarakat.

“Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kemantapan jalan secara bertahap, sehingga akses masyarakat semakin baik dan konektivitas antarwilayah dapat semakin lancar,” ujarnya.

Perbaikan Jalan Dukung Aktivitas Ekonomi

Kondisi jalan memiliki hubungan langsung dengan kelancaran aktivitas masyarakat. Ketika permukaan jalan lebih baik, masyarakat dapat bergerak dengan lebih nyaman dari satu kawasan menuju kawasan lainnya.

Baca Juga :  Mahyeldi Tancap Gas Sinkronkan Program, Ekonomi Sumbar Jadi Sorotan di Dharmasraya

Lebih jauh, akses yang lancar juga membantu petani dan pelaku usaha mengirim hasil produksi. Distribusi barang pun dapat berjalan lebih efisien sehingga aktivitas ekonomi antar kawasan mendapat dukungan infrastruktur yang lebih memadai.

Willy menambahkan, Pemkab Dharmasraya berharap peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan tersebut dapat mendukung transportasi dan distribusi hasil pertanian serta berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Dengan begitu, penanganan jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang tidak hanya menyasar kebutuhan transportasi. Pemerintah juga mendorong konektivitas yang dapat memperkuat hubungan antarwilayah di Dharmasraya.

FAQ

Apa fungsi ruas Pulau Punjung-Lubuk Bulang?

Ruas tersebut menjadi salah satu jalur alternatif menuju Siluluak Sungai Lansek, Kecamatan Sitiung, hingga Kecamatan Timpeh.

Kapan pekerjaan jalan mulai berjalan?

Pekerjaan mulai berjalan pada Selasa, 22 September 2026.

Berapa panjang ruas yang mendapat penanganan?

Total pekerjaan mencapai sekitar 6,7 kilometer yang terbagi dalam dua segmen.

Berapa nilai kontrak proyek tersebut?

Nilai kontrak mencapai Rp2,334 miliar.

Apa saja pekerjaan yang dilakukan?

Tim melakukan pengaspalan, memperbaiki jalan rusak dan berlubang, serta membenahi bahu jalan.

Berapa titik jalan berlubang yang mendapat penanganan pada segmen pertama?

Tim menangani 93 titik jalan berlubang pada segmen pertama.

Apakah Pemkab Dharmasraya menangani ruas jalan lain?

Ya. Pemkab Dharmasraya juga mengerjakan lima ruas lain pada periode September hingga Oktober 2026.(Tim)

Berita Terkait

Jalan SMEA Mendadak Gelap 3 Malam, Warga Sungai Liuk Soroti PJU Mati
2 Petugas MPP Dharmasraya Raih Apresiasi, Cara Layani Warga Jadi Sorotan
10 Medali Jadi Modal, Akuatik Dharmasraya Bidik Ledakan Emas di Porprov 2026
Bukan Sekadar Nominasi, Dharmasraya Kini Jadi yang Terbaik di ALI 2026
Bupati Annisa Bawa CSR Rp1,225 Miliar, 30 Rumah Deret Segera Hadir di Dharmasraya
Pemprov Bengkulu Belum Mau Terima Dermaga Kahyapu Pulau Enggano, Ada Syarat Sebelum Jadi Aset Daerah
Bupati Annisa Bawa Agenda Dharmasraya ke Meja Menteri AHY, Ini yang Dibahas
Nagari Sungai Kambut Raih Peringkat II Penurunan Stunting Sumbar 2026, Upaya Dharmasraya Jadi Sorotan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:59 WIB

Rp2,3 Miliar Digelontorkan, Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang Mulai Diaspal

Selasa, 22 September 2026 - 19:34 WIB

Jalan SMEA Mendadak Gelap 3 Malam, Warga Sungai Liuk Soroti PJU Mati

Senin, 21 September 2026 - 16:44 WIB

2 Petugas MPP Dharmasraya Raih Apresiasi, Cara Layani Warga Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 18:59 WIB

10 Medali Jadi Modal, Akuatik Dharmasraya Bidik Ledakan Emas di Porprov 2026

Rabu, 16 September 2026 - 19:00 WIB

Bukan Sekadar Nominasi, Dharmasraya Kini Jadi yang Terbaik di ALI 2026

Berita Terbaru