Udara Muaro Jambi Memburuk, Bupati Alihkan Siswa TK-SMP ke Kelas Online

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

MUARO JAMBI – Polusi udara Muaro Jambi

 

Pemkab Muaro Jambi mengubah pola belajar siswa setelah kualitas udara di daerah tersebut kembali memburuk. Pemerintah meminta sekolah jenjang TK, PAUD, SD, dan SMP menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka.

Kebijakan itu berlaku selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 7-9 September 2026. Selama periode tersebut, siswa mengikuti pembelajaran dari rumah melalui sistem daring atau online.

Pemkab mengambil langkah tersebut setelah indeks kualitas udara mencatat PM2,5 pada level 172 hingga 249. Angka itu menunjukkan kondisi udara dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Karena itu, pemerintah memilih pembelajaran daring untuk mengurangi paparan polusi terhadap anak-anak.

Bupati Muaro Jambi Utamakan Keselamatan Siswa

Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno menilai pemerintah perlu mengambil langkah pencegahan ketika kualitas udara mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Menurutnya, kesehatan anak harus menjadi prioritas dalam situasi tersebut.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita menjadi prioritas. Ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, pembelajaran daring adalah langkah pencegahan yang paling rasional untuk sementara waktu,” kata Bambang Bayu Suseno.

Dengan kebijakan ini, siswa tetap mengikuti kegiatan belajar tanpa harus datang ke sekolah. Guru kemudian mengatur proses pembelajaran menggunakan platform daring yang tersedia.

Guru Tetap Mengajar dari Sekolah

Meski siswa belajar dari rumah, guru dan tenaga pendidik tetap menjalankan tugas dari sekolah masing-masing. Mereka menyiapkan materi, memberikan tugas, berkomunikasi dengan siswa, serta memantau kegiatan belajar melalui platform online.

Baca Juga :  Kejari Muaro Jambi Musnahkan Barang Bukti 37 Perkara Inkracht

Selain itu, guru wajib menggunakan masker ketika berada di lingkungan sekolah. Langkah tersebut membantu guru mengurangi paparan polusi selama kualitas udara belum menunjukkan perbaikan.

Sementara itu, kepala satuan pendidikan perlu memantau kegiatan belajar setiap hari. Mereka juga harus memastikan guru menjalankan pembelajaran sesuai jadwal dan siswa mengikuti materi dari rumah.

Orang Tua Perlu Awasi Kondisi Anak

Selain sekolah, Pemkab Muaro Jambi meminta orang tua atau wali ikut mengambil peran selama kebijakan pembelajaran daring berlangsung.

Orang tua perlu memantau kondisi kesehatan anak dan memperhatikan setiap keluhan yang muncul. Kemudian, mereka sebaiknya membatasi aktivitas anak di luar rumah, terutama kegiatan yang tidak mendesak.

“Kami meminta orang tua ikut mengawasi kondisi kesehatan anak. Untuk sementara, aktivitas di luar rumah yang tidak diperlukan sebaiknya dibatasi,” ujarnya.

Dengan begitu, sekolah dan keluarga dapat menjalankan langkah perlindungan secara bersama-sama. Pemerintah berharap pembatasan aktivitas luar rumah dapat membantu anak mengurangi paparan udara yang tidak sehat.

Pemkab Muaro Jambi Perkuat Koordinasi

Selanjutnya, Pemkab Muaro Jambi memperkuat koordinasi dengan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan, pengawas sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta instansi terkait.

Koordinasi tersebut membantu pemerintah memantau kegiatan pembelajaran daring sekaligus mengikuti perkembangan kualitas udara. Jika kondisi berubah, pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Sejumlah Universitas di Korea Selatan Buka Prodi Khusus Mahasiswa Asing

Pemkab juga akan mengevaluasi kebijakan tersebut berdasarkan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya melihat angka kualitas udara, tetapi juga mempertimbangkan kondisi siswa dan masyarakat.

“Kita tidak ingin mengambil risiko terhadap kesehatan peserta didik,” tukasnya.

FAQ

Mengapa sekolah di Muaro Jambi mengalihkan pembelajaran ke sistem daring?

Pemkab Muaro Jambi mengambil langkah tersebut karena kualitas udara menunjukkan kondisi tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Indeks PM2,5 tercatat pada level 172 hingga 249.

Sekolah jenjang apa yang mengikuti kebijakan ini?

Kebijakan tersebut mencakup sekolah jenjang TK, PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Muaro Jambi.

Kapan siswa mulai belajar dari rumah?

Siswa mulai mengikuti pembelajaran daring pada Senin, 7 September 2026, hingga Rabu, 9 September 2026.

Apakah guru juga belajar dari rumah?

Tidak. Guru dan tenaga pendidik tetap menjalankan tugas dari sekolah masing-masing sambil mengelola pembelajaran daring.

Mengapa guru tetap masuk sekolah?

Guru tetap menjalankan tugas dari sekolah agar mereka dapat menyiapkan materi, mengelola pembelajaran, berkomunikasi dengan siswa, dan memantau kegiatan belajar secara teratur.

Apa yang perlu dilakukan orang tua?

Orang tua perlu memantau kesehatan anak dan membatasi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak selama kualitas udara masih memburuk.

Apakah kebijakan ini berlaku permanen?

Tidak. Pemkab Muaro Jambi akan mengevaluasi kebijakan berdasarkan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Mahyeldi Buka Suara soal Masa Depan Guru Sumbar: Kompetensi Harus Kuat, Profesi Wajib Dilindungi
Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser
Dari Cerita ke Rasa Ingin Tahu, Sri Kartini Alfin Ajak Anak PAUD Cintai Buku
Bambang Bayu Suseno Bongkar Kunci Desa Makin Mandiri, Pendamping Diminta Tak Sekadar Urus Administrasi
Udara Muaro Jambi Bikin Cemas, Sekolah Pilih Daring 3 Hari untuk Lindungi Siswa
USR ke-10 Unbrah Masuk Dharmasraya, Leli Arni Punya Target Besar untuk 52 Nagari
Karhutla Mengintai Muaro Jambi, 8 Kecamatan Masuk Zona Rawan dan ISPU Capai 200
Bunda PAUD Muaro Jambi Turun ke Kelas, Soroti Cara Sekolah Bangun Rasa Percaya Diri Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:34 WIB

Udara Muaro Jambi Memburuk, Bupati Alihkan Siswa TK-SMP ke Kelas Online

Sabtu, 5 September 2026 - 19:34 WIB

Mahyeldi Buka Suara soal Masa Depan Guru Sumbar: Kompetensi Harus Kuat, Profesi Wajib Dilindungi

Jumat, 4 September 2026 - 14:00 WIB

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser

Kamis, 3 September 2026 - 13:34 WIB

Dari Cerita ke Rasa Ingin Tahu, Sri Kartini Alfin Ajak Anak PAUD Cintai Buku

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Bambang Bayu Suseno Bongkar Kunci Desa Makin Mandiri, Pendamping Diminta Tak Sekadar Urus Administrasi

Berita Terbaru