SOLOK SELATAN – Wisuda Akbar Tahfidz Quran Solok Selatan
Semangat menghafal Al-Qur’an memenuhi GOR Rimbo Tangah, Solok Selatan, Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 2.974 hafiz, hafizah, guru tahfidz, dan kader mubaligh hadir dalam Wisuda Akbar Tahfidz Quran III.
Mereka datang dari 423 rumah tahfidz yang tersebar di Kabupaten Solok Selatan. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar agenda tahunan ini untuk menghargai perjuangan para peserta sekaligus memperkuat gerakan pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Menariknya, momentum tersebut juga menegaskan keberlanjutan program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz. Pemerintah daerah bersama masyarakat terus mengembangkan rumah tahfidz sebagai ruang pembinaan generasi muda di berbagai wilayah Solok Selatan.
1.373 Hafiz dan Hafizah Ikuti Wisuda
Dari 2.974 peserta, sebanyak 1.373 orang merupakan hafiz dan hafizah, termasuk guru tahfidz yang ikut mengikuti wisuda. Sementara itu, 1.601 peserta mengikuti program sebagai kader mubaligh atau calon penyiar agama.
Jumlah tersebut menunjukkan luasnya pembinaan keagamaan yang berlangsung melalui rumah tahfidz. Selain menghafal Al-Qur’an, para peserta juga mendapatkan ruang untuk memperdalam nilai agama dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengaku bangga melihat perjuangan para peserta. Ia menilai capaian tersebut lahir dari ketekunan anak-anak, dukungan keluarga, serta kerja keras para guru.
“Mereka Mutiara Solok Selatan, Mutiara bangsa, harapan agama sekaligus cahaya bagi peradaban. Sebaik-baiknya kalian adalah yang belajar Quran dan mengajarkannya kepada orang lain,” kata Khairunas siang ini.
Khairunas Tegaskan Komitmen Lanjutkan Rumah Tahfidz
Setelah melihat perkembangan program tersebut, Khairunas menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur. Pemerintah juga perlu membangun kualitas manusia melalui pendidikan, penguatan iman, dan pembentukan karakter generasi muda.
Karena itu, pemerintah ingin melahirkan generasi Qurani yang mampu mengimbangi kemampuan akademik dengan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Solok Selatan sendiri menjalankan program tahfidz sebagai salah satu program unggulan daerah. Pemerintah terus mendorong setiap jorong agar memiliki ruang pembinaan Al-Qur’an yang dapat masyarakat akses.
Pemerintah Bina 225 Rumah Tahfidz
Program tersebut terus berkembang selama lima tahun terakhir. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah membina 225 rumah tahfidz melalui program yang mereka jalankan.
Di sisi lain, masyarakat juga ikut mengembangkan rumah tahfidz secara mandiri. Kini, masyarakat mengelola 198 rumah tahfidz di berbagai wilayah.
Dengan demikian, Solok Selatan memiliki 423 rumah tahfidz yang ikut menggerakkan pembinaan generasi Qurani. Pemerintah menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an.
“Karena itu pemerintah kabupaten mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi mendukung program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz ini,” imbuh Bupati.
Wisuda Jadi Momentum Evaluasi Program
Khairunas menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya menjadikan wisuda sebagai ajang pemberian penghargaan. Pemerintah juga menggunakan momentum tersebut untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahfidz.
Melalui evaluasi, pemerintah dapat melihat perkembangan pembinaan sekaligus menentukan langkah perbaikan pada tahun berikutnya. Dengan cara itu, program unggulan tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar.
Selain itu, pemerintah berharap para peserta tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah mengikuti wisuda. Mereka perlu menjaga hafalan, memahami kandungan Al-Qur’an, serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan.
11 Siswa Tahfidz Raih Hadiah Umrah
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memberikan hadiah umrah kepada 11 siswa tahfidz terbaik.
Tiga siswa meraih penghargaan tersebut setelah memenangkan lomba Cerdas Quran tingkat Kabupaten Solok Selatan. Pemerintah menggelar lomba itu dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia pada Agustus 2026.
Kemudian, delapan siswa lainnya meraih hadiah sebagai siswa tahfidz terbaik tingkat pendidikan dasar dan menengah pertama. Masing-masing jenjang mendapatkan empat penerima penghargaan.
Hadiah umrah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap prestasi para siswa. Lebih dari itu, penghargaan tersebut dapat mendorong peserta lain untuk semakin tekun menghafal dan memahami Al-Qur’an.
Gerakan Qurani Terus Tumbuh di Solok Selatan
Wisuda Akbar Tahfidz Quran III akhirnya memperlihatkan perkembangan gerakan pendidikan Al-Qur’an di Solok Selatan. Ribuan peserta, ratusan rumah tahfidz, serta dukungan pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dari gerakan tersebut.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan ingin menjaga kesinambungan program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz. Pemerintah juga berharap rumah tahfidz terus melahirkan generasi yang memiliki kemampuan, akhlak, dan kepedulian terhadap kehidupan sosial.
Dengan begitu, pembangunan sumber daya manusia di Solok Selatan tidak hanya mengejar kecakapan akademik. Pemerintah juga ingin membangun generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
FAQ
Berapa peserta yang mengikuti Wisuda Akbar Tahfidz Quran III?
Sebanyak 2.974 peserta mengikuti Wisuda Akbar Tahfidz Quran III di GOR Rimbo Tangah, Solok Selatan.
Berapa jumlah hafiz dan hafizah yang mengikuti wisuda?
Sebanyak 1.373 hafiz dan hafizah, termasuk guru tahfidz, mengikuti wisuda tersebut.
Berapa jumlah kader mubaligh yang mengikuti kegiatan?
Sebanyak 1.601 peserta mengikuti kegiatan sebagai kader mubaligh atau calon penyiar agama.
Berapa jumlah rumah tahfidz di Solok Selatan?
Solok Selatan memiliki 423 rumah tahfidz. Pemerintah membina 225 rumah tahfidz, sedangkan masyarakat mengelola 198 rumah tahfidz secara mandiri.
Apa program unggulan tahfidz di Solok Selatan?
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menjalankan program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz untuk memperluas pembinaan Al-Qur’an di tingkat jorong.
Berapa siswa yang mendapat hadiah umrah?
Sebanyak 11 siswa tahfidz terbaik mendapat hadiah umrah dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Mengapa pemerintah menggelar Wisuda Akbar Tahfidz Quran?
Pemerintah menggelar kegiatan tersebut untuk memberikan apresiasi kepada peserta, melihat perkembangan pembinaan, dan mengevaluasi program tahfidz agar terus berkembang.(Tim)









