SOLOK SELATAN – Kinerja PPPK Solok Selatan
Bupati Solok Selatan H. Khairunas meminta aparatur tidak hanya mengejar hak kepegawaian, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab melalui kinerja. Ia menilai disiplin menjadi fondasi penting bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat.
Khairunas menyampaikan pesan tersebut saat memimpin Apel Senin di halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (7/9/2026). Ia mengingatkan seluruh pegawai agar menjaga kedisiplinan sekaligus meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas masing-masing.
Menurut Khairunas, ASN memperoleh hak setelah menjalankan kewajiban. Karena itu, ia meminta pegawai memahami keseimbangan antara hak, tanggung jawab, disiplin, dan hasil kerja.
Khairunas Tegaskan Hubungan Gaji dan Tanggung Jawab
Khairunas menegaskan bahwa gaji merupakan hak pegawai. Namun, ia meminta setiap aparatur menjalankan kewajiban dengan sungguh-sungguh sebelum menuntut hak tersebut.
“Gaji adalah hak yang diterima setelah kita melaksanakan kewajiban. Karena itu, jangan sampai hak kita tuntut, tetapi kewajiban dan tanggung jawab kita abaikan,” tegas Khairunas dalam arahannya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pegawai membangun budaya kerja yang mengutamakan tanggung jawab. Ia juga meminta aparatur menunjukkan keseriusan melalui hasil pekerjaan, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.
Disiplin Bukan Sekadar Hadir di Kantor
Lebih lanjut, Khairunas menjelaskan bahwa disiplin memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar kehadiran. Pegawai harus datang tepat waktu, mengikuti aturan, menyelesaikan pekerjaan, dan memberikan pelayanan secara maksimal.
Selain itu, setiap aparatur perlu memahami target kerja serta menyelesaikan tugas sesuai tanggung jawabnya. Dengan cara tersebut, disiplin dapat terlihat melalui kualitas pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Khairunas meminta pegawai tidak menjadikan apel dan absensi sebagai satu-satunya ukuran kedisiplinan. Ia ingin setiap aparatur menunjukkan komitmen melalui perilaku kerja sehari-hari.
Pesan Khusus untuk PPPK Paruh Waktu
Khairunas juga memberikan perhatian khusus kepada PPPK paruh waktu. Ia mengingatkan perubahan status kepegawaian tidak boleh mengurangi semangat dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, PPPK paruh waktu tetap memiliki tanggung jawab sesuai tugas yang mereka emban. Oleh sebab itu, mereka harus menjaga profesionalitas dan memberikan kontribusi terbaik bagi pemerintah daerah.
Sementara itu, Khairunas juga meminta PPPK penuh waktu menunjukkan kinerja sesuai tugas dan tanggung jawab. Ia menilai status kepegawaian tidak boleh menjadi alasan bagi pegawai untuk mengurangi kualitas pekerjaan.
“Yang kita lihat bukan hanya statusnya, tetapi bagaimana kinerjanya. Semua memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional sesuai dengan tugas masing-masing,” ujarnya.
Pimpinan OPD Perlu Awasi Kinerja Pegawai
Selanjutnya, Khairunas meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat pengawasan terhadap pegawai. Ia ingin setiap pimpinan memastikan bawahannya memahami tugas, target, dan tanggung jawab.
Pimpinan OPD juga perlu memberikan arahan secara jelas ketika pegawai menghadapi kendala dalam pekerjaan. Dengan begitu, setiap perangkat daerah dapat menjaga ritme kerja dan mengejar target secara lebih terukur.
Selain pengawasan, pimpinan perlu membangun komunikasi yang baik dengan pegawai. Langkah tersebut dapat membantu organisasi menyelesaikan persoalan disiplin sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Khairunas Dorong Birokrasi Lebih Profesional
Pada akhirnya, Khairunas ingin seluruh aparatur Solok Selatan memahami hubungan antara hak dan kewajiban. Pegawai berhak menerima penghasilan, tetapi mereka juga harus menunjukkan tanggung jawab melalui disiplin dan kinerja.
Dengan disiplin yang konsisten, aparatur dapat menjalankan tugas secara lebih profesional. Selanjutnya, peningkatan kualitas kerja akan mendukung pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Karena itu, Khairunas mengajak seluruh ASN, termasuk PPPK penuh waktu dan paruh waktu, menjaga komitmen kerja. Ia berharap setiap pegawai memberikan kontribusi nyata sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
FAQ
1. Apa pesan utama Bupati Khairunas kepada PPPK?
Khairunas meminta PPPK menjalankan kewajiban secara disiplin dan profesional serta menunjukkan kinerja yang sejalan dengan hak kepegawaian yang mereka terima.
2. Apakah disiplin hanya berkaitan dengan kehadiran?
Tidak. Disiplin juga mencakup kepatuhan terhadap aturan, penyelesaian pekerjaan, pencapaian target, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
3. Apa pesan Khairunas untuk PPPK paruh waktu?
Khairunas meminta PPPK paruh waktu tetap menjaga semangat, profesionalitas, dan kualitas kerja sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
4. Bagaimana dengan PPPK penuh waktu?
Khairunas meminta PPPK penuh waktu menunjukkan kinerja sesuai tugas dan tanggung jawab. Ia menilai status kepegawaian tidak boleh memengaruhi profesionalitas dalam bekerja.
5. Apa peran pimpinan OPD dalam menjaga disiplin?
Pimpinan OPD perlu mengawasi kinerja pegawai, memastikan pembagian tugas berjalan jelas, memantau target, serta memberikan arahan ketika pegawai menghadapi kendala.
6. Mengapa Khairunas menekankan keseimbangan hak dan kewajiban?
Menurut Khairunas, pegawai tidak cukup hanya menuntut hak. Mereka juga harus menjalankan kewajiban dan menunjukkan tanggung jawab melalui kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.(Tim)









