SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengambil langkah untuk memperkuat layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian memimpin Forum Kemitraan Pemangku Kepentingan Tingkat Kota Sungai Penuh di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Rabu (26/8).
Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, DPRD, rumah sakit, puskesmas, dan sejumlah organisasi perangkat daerah. Mereka membahas berbagai persoalan layanan JKN sekaligus mencari langkah bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Alpian meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan membuka komunikasi secara rutin. Menurutnya, sinergi antar lembaga akan membantu pemerintah mempercepat penyelesaian persoalan sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan bagi peserta JKN.
Alpian Minta Semua Pihak Perkuat Koordinasi
Alpian menilai pelayanan JKN membutuhkan kerja sama banyak pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri karena masyarakat berinteraksi langsung dengan berbagai fasilitas kesehatan dan penyelenggara program JKN.
Oleh sebab itu, ia mendorong BPJS Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, DPRD, dan OPD terkait menyampaikan berbagai persoalan secara terbuka. Forum tersebut kemudian dapat menjadi ruang untuk mencari solusi berdasarkan kondisi yang muncul di lapangan.
“Forum ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi, menyelesaikan berbagai permasalahan, serta menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Alpian.
Menurut Alpian, komunikasi yang berjalan baik juga akan membantu setiap pihak memahami kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, pemerintah dapat mengarahkan langkah perbaikan secara lebih tepat.
Forum JKN Bahas Persoalan Layanan Kesehatan
Forum kemitraan tersebut juga menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Melalui forum itu, pemerintah bersama para mitra mengevaluasi pelaksanaan program JKN sekaligus membahas kebutuhan penguatan kerja sama.
Selanjutnya, setiap pihak dapat menyampaikan kendala yang mereka temukan saat memberikan pelayanan. Pembahasan bersama kemudian membantu peserta forum menyusun rekomendasi dan menentukan langkah tindak lanjut.
Selain itu, koordinasi rutin antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dapat memperkuat hubungan kerja dengan fasilitas kesehatan. Langkah tersebut penting agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, jelas, dan sesuai kebutuhan.
DPRD, BPJS, Rumah Sakit hingga Puskesmas Ikut Bersinergi
Forum tersebut menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo, OPD terkait, Direktur RSUD, perwakilan rumah sakit swasta, serta seluruh kepala puskesmas se-Kota Sungai Penuh.
Keterlibatan banyak unsur membuat pembahasan memiliki sudut pandang yang lebih luas. Masing-masing pihak dapat menyampaikan kondisi pelayanan sesuai tugas dan pengalaman mereka di lapangan.
Dengan demikian, pemerintah tidak hanya menerima masukan dari satu sektor. Sebaliknya, pemerintah dapat menggabungkan berbagai masukan untuk menyusun langkah perbaikan layanan JKN secara lebih menyeluruh.
Pemkot Sungai Penuh Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Selain memperkuat komunikasi, pemerintah juga ingin memastikan setiap fasilitas kesehatan memberikan pelayanan secara optimal.
Karena itu, forum kemitraan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan koordinasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan pemangku kepentingan lainnya.
FAQ
1. Apa tujuan Forum Kemitraan Pemangku Kepentingan Kota Sungai Penuh?
Forum tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan Program JKN.
2. Apa yang menjadi pembahasan utama forum?
Peserta membahas pelaksanaan JKN, berbagai persoalan pelayanan kesehatan, serta langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
3. Siapa saja yang mengikuti forum?
Peserta terdiri atas unsur DPRD, BPJS Kesehatan, OPD terkait, RSUD, rumah sakit swasta, dan seluruh kepala puskesmas se-Kota Sungai Penuh.
4. Mengapa koordinasi antara BPJS dan fasilitas kesehatan penting?
Koordinasi membantu setiap pihak menyampaikan kendala, mencari solusi bersama, dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.
5. Apa komitmen Pemkot Sungai Penuh?
Pemkot Sungai Penuh berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang optimal, berkualitas, dan berkesinambungan.(Tim)








