Karhutla Mengintai Muaro Jambi, 8 Kecamatan Masuk Zona Rawan dan ISPU Capai 200

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah kondisi cuaca kering meningkatkan potensi kebakaran di sejumlah wilayah. Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS) membawa kondisi tersebut dalam rapat bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni di Markas Manggala Agni Daops Sumatera IX/Kota Jambi, Selasa (25/8/2026).

Rapat itu membahas strategi percepatan penanganan karhutla, terutama di wilayah Provinsi Jambi yang menghadapi peningkatan risiko kebakaran. Selain memperkuat respons lapangan, pemerintah juga menyoroti dampak asap terhadap kualitas udara dan aktivitas masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, BBS memaparkan tingkat kerawanan karhutla di Kabupaten Muaro Jambi. Dari 11 kecamatan, delapan kecamatan masuk wilayah rentan kebakaran dengan cakupan sekitar 42 hektare lahan mineral dan 255 hektare lahan gambut.

BBS Tekankan Kecepatan Respons Karhutla

BBS mengatakan Pemkab Muaro Jambi terus mempercepat penanganan setiap kali menerima informasi mengenai titik kebakaran. Pemerintah daerah menggerakkan petugas sekaligus memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan berbagai unsur lintas sektor.

“Dengan bantuan dan dukungan semua pihak, kita terus melakukan percepatan ketika mendapatkan informasi mengenai kebakaran. Kecepatan dalam merespons sangat penting agar api tidak meluas,” ujar BBS.

Baca Juga :  Bapanas Temukan MinyaKita Dijual di Atas HET di Jambi

Menurut BBS, respons cepat menjadi kunci karena api dapat berkembang dengan cepat ketika kondisi lahan kering. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong koordinasi dan pemantauan agar petugas segera bergerak ketika menemukan indikasi kebakaran.

Kualitas Udara Muaro Jambi Jadi Perhatian

Selain ancaman api, Pemkab Muaro Jambi juga menghadapi dampak asap karhutla. Kondisi tersebut terlihat dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang mencapai sekitar 200.

Karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat, terutama anak-anak. Pemkab Muaro Jambi mengeluarkan edaran mengenai peliburan sementara kegiatan pembelajaran bagi peserta didik PAUD, TK, hingga SMP.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan langkah berikutnya. Dengan begitu, keputusan terkait aktivitas masyarakat dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.

Pemkab Muaro Jambi Salurkan 35.000 Masker

Pemkab Muaro Jambi juga memperkuat perlindungan masyarakat dari paparan asap. Pemerintah daerah telah menyalurkan sekitar 35.000 masker kepada masyarakat, sekolah, rumah sakit, dan puskesmas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi dampak kabut asap yang muncul akibat karhutla. Selain membagikan masker, pemerintah juga mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk.

Baca Juga :  Kepala Sekolah Serentak Mundur Usai Pelantikan di Muaro Jambi, Ini Pemicunya

Pemerintah Pusat Tambah Pesawat Water Bombing

Di sisi lain, pemerintah pusat merespons peningkatan ancaman karhutla dengan memperkuat dukungan operasi di lapangan. Dalam kunjungan kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, pemerintah menyampaikan penambahan satu unit pesawat water bombing untuk membantu penanganan kebakaran.

Penambahan armada tersebut dapat memperkuat upaya pemadaman, terutama ketika kebakaran berkembang di lokasi yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.

FAQ

Berapa kecamatan di Muaro Jambi yang rawan karhutla?

Dari 11 kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi, delapan kecamatan masuk wilayah yang rentan terhadap karhutla.

Berapa luas lahan yang masuk wilayah rawan?

Pemkab Muaro Jambi mencatat sekitar 42 hektare lahan mineral dan 255 hektare lahan gambut berada di wilayah rawan kebakaran.

Bagaimana Pemkab Muaro Jambi menangani karhutla?

Pemkab Muaro Jambi mempercepat respons terhadap laporan kebakaran melalui koordinasi petugas, masyarakat, dan unsur lintas sektor.

Berapa ISPU di Muaro Jambi?

BBS menyampaikan kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi mencapai sekitar 200 berdasarkan ISPU.

Apa langkah pemerintah untuk melindungi masyarakat dari asap?

Pemkab Muaro Jambi menyalurkan sekitar 35.000 masker serta mengeluarkan edaran terkait peliburan sementara pembelajaran PAUD, TK, hingga SMP.(Tim)

Berita Terkait

Bunda PAUD Muaro Jambi Turun ke Kelas, Soroti Cara Sekolah Bangun Rasa Percaya Diri Anak
Usai Padamkan Karhutla, Wabup Junaidi Bawa Bantuan untuk Tiga Keluarga Korban Kebakaran Muaro Jambi
Bukan Cuma Kantor, Lahan Setengah Hektare di Sengeti Kini Jadi Kebun Melon Bernilai Ekonomi
Bukan Sekadar Pentas Seni, Festival Pusparagam Jadi Jalan Muaro Jambi Perluas Pasar UMKM Budaya
Persatuan Pemuda Melayu Muaro Jambi Resmi Punya Pengurus Baru, BBS Titip Misi Besar untuk Kemajuan Daerah
Dari KPPD 2026 hingga MRT Jakarta, Bambang Bayu Suseno Bawa Strategi Baru untuk Muaro Jambi
Bukan Sekadar MPLS, Wabup Muaro Jambi Tanamkan Nilai Kebersamaan Lewat Tradisi Makan Bernampan Duduk Besilo
Bupati BBS Pangkas Perizinan Perumahan, Muaro Jambi Bidik Peluang Besar Program 3 Juta Rumah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Karhutla Mengintai Muaro Jambi, 8 Kecamatan Masuk Zona Rawan dan ISPU Capai 200

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Usai Padamkan Karhutla, Wabup Junaidi Bawa Bantuan untuk Tiga Keluarga Korban Kebakaran Muaro Jambi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Bukan Cuma Kantor, Lahan Setengah Hektare di Sengeti Kini Jadi Kebun Melon Bernilai Ekonomi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bukan Sekadar Pentas Seni, Festival Pusparagam Jadi Jalan Muaro Jambi Perluas Pasar UMKM Budaya

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:11 WIB

Persatuan Pemuda Melayu Muaro Jambi Resmi Punya Pengurus Baru, BBS Titip Misi Besar untuk Kemajuan Daerah

Berita Terbaru