JAKARTA – Saat banyak penggemar otomotif Indonesia masih mengenang kejayaan Jupiter MX, Yamaha justru terus menjaga napas model tersebut di Malaysia. Memasuki usia dua dekade, pabrikan asal Jepang itu menghadirkan Yamaha 135LC terbaru dengan sentuhan penyegaran sekaligus edisi khusus yang menandai perjalanan panjang motor bebek legendaris tersebut.
Peluncuran ini menunjukkan bahwa segmen motor bebek sport masih memiliki tempat tersendiri di pasar Malaysia. Di tengah gempuran skuter matik dan motor listrik, Yamaha tetap mempertahankan karakter 135LC yang dikenal ringan, lincah, dan bertenaga.
Tidak hanya memperbarui pilihan warna, Yamaha juga memperkenalkan versi perayaan 20 tahun yang diproduksi terbatas. Kehadiran model tersebut langsung menarik perhatian komunitas penggemar karena membawa identitas khusus yang tidak ditemukan pada varian reguler.
Edisi 20 Tahun Hadir dengan Identitas Khusus
Yamaha menghadirkan 135LC dalam dua varian, yakni model standar dan 20th Anniversary Limited Edition in Celeste. Khusus edisi perayaan, Yamaha membatasi produksinya hanya sebanyak 5.000 unit untuk pasar Malaysia.
Pabrikan itu memilih warna Celeste sebagai identitas utama edisi spesial tersebut. Selain tampil berbeda dari model reguler, setiap unit juga memiliki nomor seri eksklusif yang mempertegas statusnya sebagai motor koleksi.
Yamaha bahkan menyematkan aksesori keranjang depan dengan desain khusus untuk memperingati 20 tahun perjalanan 135LC di Malaysia. Sentuhan tersebut memberi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan motor dengan karakter unik sekaligus bernilai historis.
Warna Baru untuk Varian Standar
Sementara itu, Yamaha menyegarkan model reguler melalui tiga pilihan warna baru. Konsumen kini dapat memilih Matador Red, Tank White, dan Samba Green.
Penyegaran tersebut memang tidak mengubah desain secara signifikan. Namun, kombinasi warna baru membuat tampilan motor terlihat lebih modern dan segar tanpa menghilangkan ciri khas yang selama ini melekat pada 135LC.
Strategi ini sekaligus menunjukkan bahwa Yamaha masih percaya diri mempertahankan desain dasar motor yang telah memiliki basis penggemar kuat selama bertahun-tahun.
Mesin Lama yang Tetap Jadi Andalan
Di sektor performa, Yamaha tidak melakukan perubahan besar. Pabrikan tersebut tetap mengandalkan mesin 135 cc satu silinder empat langkah berpendingin cairan yang selama ini menjadi identitas utama 135LC.
Mesin itu menggunakan sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI) dan telah memenuhi standar emisi Euro 4. Berkat konfigurasi tersebut, motor mampu menghasilkan tenaga 12,4 daya kuda pada 8.000 rpm serta torsi puncak 12,2 Nm pada 6.000 rpm.
Yamaha menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang melalui transmisi empat percepatan yang dikenal responsif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Karakter mesin yang agresif namun tetap mudah dikendalikan menjadi salah satu alasan mengapa 135LC terus mempertahankan popularitasnya di Malaysia sejak pertama kali hadir pada 2006.
Fokus pada Kenyamanan dan Pengendalian
Selain mempertahankan mesin yang sudah terbukti, Yamaha juga tetap mengandalkan paket kaki-kaki yang familiar.
Di bagian depan, motor menggunakan suspensi teleskopik. Sementara itu, bagian belakang memakai monoshock yang memungkinkan pengendara mengatur preload sesuai kebutuhan.
Untuk sistem pengereman, Yamaha memasang rem cakram hidrolik pada roda depan dan belakang guna meningkatkan kontrol saat berkendara.
Motor ini memiliki bobot sekitar 109 kilogram dengan tinggi jok 775 mm. Dimensi tersebut membuat 135LC cukup ramah bagi berbagai postur pengendara.
Yamaha juga membekali motor dengan tangki bahan bakar berkapasitas 4,6 liter. Pada sektor roda, ukuran pelek 17 inci dipadukan dengan ban depan 70/90-17 dan ban belakang 80/90-17.
Harga Lebih Mahal dari Era Jupiter MX Indonesia
Dari sisi harga, Yamaha memasarkan 135LC versi standar dengan banderol 8.298 ringgit Malaysia atau sekitar Rp36 jutaan.
Sementara itu, varian 20th Anniversary Limited Edition dijual seharga 8.798 ringgit Malaysia atau setara Rp38 jutaan.
Angka tersebut terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga Jupiter MX ketika masih aktif dipasarkan di Indonesia beberapa tahun lalu. Meski demikian, status edisi terbatas dan popularitas model ini di Malaysia menjadi faktor yang mendukung nilai jualnya.
Bagi para penggemar motor bebek sport, kehadiran Yamaha 135LC terbaru sekaligus menjadi bukti bahwa model yang pernah berjaya di Indonesia tersebut masih memiliki tempat istimewa di pasar Asia Tenggara.
FAQ
Apakah Yamaha Jupiter MX masih dijual di Indonesia?
Tidak. Yamaha sudah menghentikan penjualan Jupiter MX di Indonesia. Namun model penerusnya masih hidup di Malaysia dengan nama Yamaha 135LC.
Apa perbedaan Yamaha 135LC standar dan edisi 20 tahun?
Edisi 20 tahun menggunakan warna Celeste eksklusif, memiliki nomor seri khusus, aksesori peringatan 20 tahun, serta diproduksi terbatas hanya 5.000 unit.
Berapa tenaga Yamaha 135LC terbaru?
Motor ini menghasilkan tenaga 12,4 dk pada 8.000 rpm dan torsi 12,2 Nm pada 6.000 rpm.
Berapa harga Yamaha 135LC 2026?
Versi standar dibanderol sekitar Rp36 jutaan, sedangkan edisi 20th Anniversary Limited Edition sekitar Rp38 jutaan.
Mengapa Yamaha tetap mempertahankan 135LC?
Motor ini masih memiliki basis penggemar besar di Malaysia berkat performa mesin, bobot ringan, dan karakter sporty yang tetap diminati hingga sekarang.(Tim)









