Perempuan Padang Didorong Jadi Penggerak Digital dan Ketahanan Sosial Berbasis Komunitas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Padang – Pemerintah Kota Padang bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) mengubah pendekatan pemberdayaan perempuan dengan fokus pada literasi digital, ketahanan keluarga, dan penguatan jejaring sosial berbasis komunitas. Mereka tidak lagi hanya menekankan peran domestik, tetapi juga mendorong perempuan aktif dalam deteksi dini persoalan sosial di lingkungan sekitar.

Kegiatan pelatihan bertajuk “Awaken the Power Within” di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (18/5/2026), menjadi ruang konsolidasi 48 organisasi perempuan di bawah GOW. Program ini menargetkan peningkatan kapasitas perempuan agar mampu beradaptasi dengan teknologi sekaligus menjaga nilai sosial dan budaya lokal.

Perempuan Jadi Pusat Literasi Digital Keluarga

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang sekaligus penasihat GOW, Dian Puspita Fadly Amran, menegaskan bahwa perempuan perlu menguasai kecakapan digital tanpa meninggalkan nilai adat Minangkabau.

Ia mendorong perempuan untuk membangun kemandirian ekonomi, memperluas akses informasi, dan memanfaatkan teknologi secara produktif. Ia juga menekankan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai fondasi moral dalam kehidupan keluarga.

Menurutnya, keluarga yang kuat menjadi dasar utama terciptanya kota yang sehat, cerdas, dan aman di tengah perkembangan teknologi.

Pengawasan Sosial Berbasis Komunitas

Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Setda Kota Padang, Feri Mulyani, mengajak organisasi perempuan untuk memperkuat fungsi sosial di tingkat lingkungan. Ia menekankan pentingnya kepedulian warga dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga dan persoalan sosial lainnya.

Baca Juga :  DPRD Padang Setujui LKPJ 2025, Ini Catatan dan Komitmen Wako

Ia mendorong kader perempuan di 48 organisasi wanita untuk aktif membaca tanda-tanda awal kerentanan sosial di lingkungan masing-masing. Pendekatan ini menempatkan komunitas sebagai sistem peringatan dini yang bekerja secara kolektif.

Kolaborasi Literasi dan Dunia Usaha

Dukungan juga datang dari sektor swasta. Penerbit Erlangga Cabang Padang memperluas kerja sama literasi melalui penyediaan bahan bacaan pendidikan anak, prasekolah, hingga penguatan keterampilan hidup (life skill).

Perwakilan perusahaan, Arif Mulyadi, menyebut perempuan sebagai titik awal pembentukan kualitas pendidikan keluarga. Ia menilai organisasi perempuan menjadi kanal strategis untuk memperluas budaya literasi di masyarakat.

Peran DP3AP2KB dalam Penguatan Program

DP3AP2KB Kota Padang mengarahkan program ini agar tidak berhenti pada pelatihan seremonial. Lembaga tersebut mendorong implementasi berkelanjutan melalui aksi komunitas, edukasi digital parenting, dan penguatan perlindungan anak.

Dampak Positif Program

Program sinergi ini menghasilkan sejumlah dampak strategis bagi masyarakat Padang:

Meningkatkan literasi digital perempuan dalam keluarga

Baca Juga :  Seleksi Paskibraka Padang 2026 Dimulai, Fadly Amran Gaungkan Mental Juara dan Karakter Pemimpin

Memperkuat peran ibu sebagai pendidik utama anak

Mengaktifkan sistem deteksi dini kekerasan di lingkungan

Mendorong kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan swasta

Memperluas akses literasi dan keterampilan hidup masyarakat

Menguatkan nilai budaya lokal dalam era digital

Arah Baru Pemberdayaan Perempuan di Padang

Pendekatan baru ini menempatkan perempuan sebagai aktor utama dalam transformasi sosial berbasis komunitas. Pemerintah kota tidak hanya membangun program pelatihan, tetapi juga membentuk ekosistem kolaboratif yang menghubungkan keluarga, organisasi masyarakat, dan dunia usaha.

FAQ

1. Apa tujuan utama program ini?

Program ini bertujuan memperkuat literasi digital, ketahanan keluarga, dan pengawasan sosial berbasis komunitas perempuan.

2. Siapa saja peserta kegiatan?

Peserta berasal dari 48 organisasi wanita di bawah GOW Kota Padang.

3. Apa peran perempuan dalam program ini?

Perempuan berperan sebagai penggerak literasi digital sekaligus detektor dini persoalan sosial di lingkungan.

4. Apakah ada keterlibatan pihak swasta?

Ya, Penerbit Erlangga Cabang Padang ikut mendukung melalui program literasi dan edukasi.

5. Apa dampak jangka panjang program ini?

Program ini diharapkan memperkuat keluarga, menekan kekerasan sosial, dan meningkatkan kualitas pendidikan anak di Padang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Padang Genjot 8 Pasar Satelit Jadi Pusat Ekonomi Modern, Dua Sudah Berstandar SNI dan Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Heritage Kuliner
Padang Jadi Magnet Investasi Awal 2026, Arus Modal Tembus Rp643 Miliar, Sektor Jasa Mendominasi
Gerakan 3S Sungai Penuh Jadi Sorotan Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Gotong Royong Lawan Stunting
Dari Sampah Rumah Tangga Jadi Prestasi, Pasie Nan Tigo Sabet Padang Rancak Award 2026
3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata
Padang Gencarkan Penataan PKL, Tantangan Ruang Usaha Makin Terbuka
Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo di Sungai Penuh: Distribusi dan Keadilan Jadi Sorotan
Halal Bihalal HKKN Jambi Jadi Ruang Konsolidasi Diaspora Kerinci, Dorong Ekonomi Perantau
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Padang Genjot 8 Pasar Satelit Jadi Pusat Ekonomi Modern, Dua Sudah Berstandar SNI dan Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Heritage Kuliner

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Padang Jadi Magnet Investasi Awal 2026, Arus Modal Tembus Rp643 Miliar, Sektor Jasa Mendominasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Gerakan 3S Sungai Penuh Jadi Sorotan Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Gotong Royong Lawan Stunting

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:00 WIB

Dari Sampah Rumah Tangga Jadi Prestasi, Pasie Nan Tigo Sabet Padang Rancak Award 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata

Berita Terbaru