JAKARTA – Mobil Lawas Masih Diburu di Tengah Kenaikan Harga Kendaraan
Mobil tua dengan harga sekitar 5 jutaan tetap menarik perhatian sebagian masyarakat di tahun 2026. Banyak orang memilih mobil jenis ini untuk kebutuhan usaha ringan, kendaraan harian sederhana, atau proyek restorasi otomotif.
Meski harganya sangat rendah, calon pembeli tetap harus berhati-hati. Kondisi mobil biasanya sangat beragam. Beberapa unit masih bisa berjalan dengan baik, sementara unit lain memerlukan perbaikan besar sebelum kembali layak pakai.
Berikut daftar mobil tua yang masih sering muncul di pasar kendaraan bekas dengan harga terjangkau.
Toyota Corolla DX Jadi Sedan Klasik Favorit
Toyota Corolla DX produksi era 1980-an masih menarik minat pecinta mobil klasik. Mobil ini menawarkan desain kotak khas dan mesin 1.300 cc yang terkenal irit serta tahan lama.
Banyak pengguna memilih mobil ini karena perawatan relatif mudah. Namun, pembeli perlu memeriksa kondisi kaki-kaki, sistem kelistrikan, dan interior karena usia kendaraan sudah sangat tua.
Daihatsu Zebra Tawarkan Biaya Perawatan Rendah
Daihatsu Zebra produksi 1986–1994 sering muncul sebagai kendaraan niaga murah. Mobil ini menawarkan mesin sederhana yang mudah dirawat.
Banyak unit bekas operasional masuk pasar dengan harga sangat rendah. Pengguna biasanya memanfaatkan mobil ini untuk usaha kecil karena biaya perbaikan tidak terlalu tinggi.
Toyota Kijang Buaya Tetap Jadi Mobil Legendaris
Toyota Kijang generasi awal atau “Buaya” masih menarik perhatian di pasar mobil tua. Mobil ini dikenal kuat, sederhana, dan mudah diperbaiki.
Mesin bensin yang digunakan terkenal tahan banting. Banyak pemilik menjual unit murah karena kondisi bodi sudah menurun, meski mesin masih berfungsi baik.
Peugeot 505 GR Tawarkan Kenyamanan Sedan Eropa
Peugeot 505 GR hadir sebagai pilihan sedan Eropa klasik. Mobil ini menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih halus dibandingkan banyak mobil Jepang di kelasnya.
Mesin 2.0 liter memberikan tenaga cukup besar untuk penggunaan harian. Namun, pemilik perlu menyiapkan biaya perawatan yang sedikit lebih tinggi.
Suzuki Carry 1000 Jadi Andalan Usaha
Suzuki Carry 1000 tetap menjadi kendaraan niaga favorit di Indonesia. Mesin 970 cc membuat mobil ini hemat bahan bakar dan cukup tangguh untuk beban kerja berat.
Banyak unit bekas operasional masih beredar dengan harga sangat murah. Kondisi sederhana membuat mobil ini mudah diperbaiki di berbagai bengkel.
Toyota Corona dan Daihatsu Hijet Masih Dicari
Toyota Corona produksi 1970–1980-an tetap diminati kolektor mobil klasik. Desain elegan membuat mobil ini punya nilai nostalgia tinggi.
Sementara itu, Daihatsu Hijet 1000 menawarkan pilihan mobil kecil yang cocok untuk kebutuhan ringan. Mesin tiga silinder membuatnya cukup efisien untuk penggunaan sederhana.
Suzuki Katana, Mitsubishi T120, dan Honda Civic Wonder Masih Eksis
Suzuki Katana masih menarik bagi penggemar mobil SUV klasik. Banyak unit murah muncul dalam kondisi proyek restorasi.
Mitsubishi Colt T120 tetap dikenal sebagai mobil niaga tangguh yang mudah dirawat. Honda Civic Wonder juga masih dicari karena desain hatchback sporty yang ikonik pada masanya.
Tips Penting Sebelum Membeli Mobil Tua
Pembeli perlu memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh sebelum transaksi. Mesin, transmisi, dan kaki-kaki harus masuk daftar pengecekan utama.
Pembeli juga harus memastikan dokumen kendaraan lengkap, termasuk STNK dan BPKB yang sesuai nomor rangka dan mesin.
Test drive membantu pembeli mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Selain itu, pembeli perlu menghitung biaya perbaikan agar tidak mengalami pembengkakan biaya setelah pembelian.
Ketersediaan suku cadang juga harus menjadi pertimbangan penting. Beberapa mobil lawas memiliki komponen yang mulai sulit ditemukan di pasaran.
Kesimpulan
Mobil tua harga 5 jutaan tetap menjadi pilihan menarik di tahun 2026. Meski murah, pembeli tetap perlu memahami risiko dan kondisi kendaraan secara menyeluruh. Dengan pengecekan yang tepat, mobil lawas masih bisa menjadi solusi transportasi hemat atau proyek restorasi yang bernilai.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









