JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia tetap tinggi meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat.
Rosan menjelaskan pemerintah melihat tingginya minat itu dari rangkaian kunjungan kerja ke Singapura, China, Korea Selatan, dan Jepang. Ia juga mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam sejumlah pertemuan dengan pelaku usaha global.
“Meski kondisi global penuh perang dan ketidakpastian geopolitik serta geoekonomi, minat investasi ke Indonesia tetap sangat tinggi dan sangat baik,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/4).
Pemerintah rutin menggelar pertemuan dengan investor dalam forum besar maupun diskusi terbatas di setiap kunjungan luar negeri. Dari pertemuan itu, Rosan melihat komitmen investasi ke Indonesia tetap kuat.
Rosan menyebut realisasi investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dalam periode 2014–2024, Indonesia mencatat investasi sekitar Rp9.100 triliun.
Untuk periode 2025–2029, pemerintah menargetkan investasi lebih dari Rp13.000 triliun. Target ini naik signifikan dibanding periode sebelumnya.
“Peningkatannya cukup besar, tapi kita tetap optimistis target bisa tercapai dan kita ingin tren ini terus terjaga,” ujarnya.
Rosan juga mengungkap sejumlah komitmen investasi dari negara mitra. Jepang mencatat komitmen lebih dari US$30 miliar, sementara Korea Selatan mencapai lebih dari US$10 miliar. China juga tetap menjadi salah satu sumber investasi utama, terutama di sektor strategis.
Ia menegaskan Presiden Prabowo meminta kualitas investasi ikut menjadi perhatian utama, bukan hanya nilai masuknya modal.
“Investasi harus menciptakan lapangan kerja yang baik, berkualitas, dan berkelanjutan,” kata Rosan.
Prabowo juga meminta pemerintah memangkas aturan yang menghambat investasi. Rosan menilai penyederhanaan regulasi penting untuk menjaga daya saing Indonesia.
“Kalau ada aturan teknis yang menghambat, kita harus sederhanakan,” tegasnya.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









