Investor Asing Ramai Masuk RI, Rosan Targetkan Investasi Rp13.000 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia tetap tinggi meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat.

Rosan menjelaskan pemerintah melihat tingginya minat itu dari rangkaian kunjungan kerja ke Singapura, China, Korea Selatan, dan Jepang. Ia juga mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam sejumlah pertemuan dengan pelaku usaha global.

“Meski kondisi global penuh perang dan ketidakpastian geopolitik serta geoekonomi, minat investasi ke Indonesia tetap sangat tinggi dan sangat baik,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/4).

Pemerintah rutin menggelar pertemuan dengan investor dalam forum besar maupun diskusi terbatas di setiap kunjungan luar negeri. Dari pertemuan itu, Rosan melihat komitmen investasi ke Indonesia tetap kuat.

Baca Juga :  Investor Asing Net Sell, Tapi Borong Saham Big Caps Ini

Rosan menyebut realisasi investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dalam periode 2014–2024, Indonesia mencatat investasi sekitar Rp9.100 triliun.

Untuk periode 2025–2029, pemerintah menargetkan investasi lebih dari Rp13.000 triliun. Target ini naik signifikan dibanding periode sebelumnya.

“Peningkatannya cukup besar, tapi kita tetap optimistis target bisa tercapai dan kita ingin tren ini terus terjaga,” ujarnya.

Rosan juga mengungkap sejumlah komitmen investasi dari negara mitra. Jepang mencatat komitmen lebih dari US$30 miliar, sementara Korea Selatan mencapai lebih dari US$10 miliar. China juga tetap menjadi salah satu sumber investasi utama, terutama di sektor strategis.

Baca Juga :  Oki Ramadhana Calon Dirut BEI 2026–2030, Didukung Danantara

Ia menegaskan Presiden Prabowo meminta kualitas investasi ikut menjadi perhatian utama, bukan hanya nilai masuknya modal.

“Investasi harus menciptakan lapangan kerja yang baik, berkualitas, dan berkelanjutan,” kata Rosan.

Prabowo juga meminta pemerintah memangkas aturan yang menghambat investasi. Rosan menilai penyederhanaan regulasi penting untuk menjaga daya saing Indonesia.

“Kalau ada aturan teknis yang menghambat, kita harus sederhanakan,” tegasnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Strategi Warren Buffett: 3 Aset Anti Inflasi Biar Investasi Nggak Boncos
Saham Rp212, PT Bank Maybank Indonesia Tbk Tebar Dividen Rp580 Miliar
Harga Emas Antam 21 April 2026 Melonjak, 1 Gram Tembus Rp2,88 Juta
AXA Mandiri Tunggu Regulasi, Siapkan Langkah Investasi Emas di Asuransi Jiwa
Oki Ramadhana Calon Dirut BEI 2026–2030, Didukung Danantara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WIB

Investor Asing Ramai Masuk RI, Rosan Targetkan Investasi Rp13.000 Triliun

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Strategi Warren Buffett: 3 Aset Anti Inflasi Biar Investasi Nggak Boncos

Selasa, 21 April 2026 - 19:00 WIB

Saham Rp212, PT Bank Maybank Indonesia Tbk Tebar Dividen Rp580 Miliar

Selasa, 21 April 2026 - 09:34 WIB

Harga Emas Antam 21 April 2026 Melonjak, 1 Gram Tembus Rp2,88 Juta

Minggu, 19 April 2026 - 13:00 WIB

AXA Mandiri Tunggu Regulasi, Siapkan Langkah Investasi Emas di Asuransi Jiwa

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi

DPW GAPEMBI Sumbar 2025–2030 Resmi Dilantik, Dukung MBG

Jumat, 24 Apr 2026 - 22:00 WIB