Seleksi Guru Tahfidz Solok Selatan, Pemkab Fokus Tingkatkan Kualitas Pengajar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar seleksi guru tahfidz untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar di rumah tahfidz binaan di seluruh nagari. Sebanyak 64 peserta mengikuti seleksi di Mushalla Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (22/4/2026).

Pemkab melalui Bagian Kesra Setdakab menjalankan seleksi ini sebagai bagian dari penguatan Program Unggulan Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz. Program ini juga mendorong syiar pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Novirman, menegaskan panitia memprioritaskan kualitas dalam proses rekrutmen.

Baca Juga :  Kuliah Umum di Unja, Walikota Alfin Tekankan Konsistensi dan Kerja Keras

“Seleksi ini memastikan guru tahfidz memiliki kompetensi yang kuat, baik dari sisi pengetahuan maupun kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar,” ujar Novirman.

Ia menjelaskan sejumlah posisi guru tahfidz kosong karena beberapa pengajar berhenti aktif, pindah kerja, atau lolos sebagai PPPK dan bertugas di luar daerah.

Panitia menguji peserta melalui beberapa tahapan. Peserta mengikuti ujian tertulis dan praktik membaca Al-Qur’an. Tim penguji memberi penekanan pada tajwid dan makharijul huruf sesuai standar Kemenag Solok Selatan.

Baca Juga :  Wagub Vasko Salurkan Bantuan di Solok Selatan

Novirman berharap seleksi ini melahirkan guru tahfidz yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu membimbing santri dengan metode yang tepat.

Penelaah Teknis Kebijakan Bagian Kesra, Rohana, menyebut peserta berasal dari guru tahfidz binaan pemerintah daerah yang sudah mengajar di rumah tahfidz masing-masing.

Pemkab Solok Selatan akan menetapkan hasil seleksi melalui Surat Keputusan Bupati. Pada tahun sebelumnya, pemerintah daerah telah menetapkan 273 guru tahfidz melalui keputusan tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik
UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot
PPPK Dosen Disetop, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Rekrutmen
Jangan Terlewat! 10 Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka, S1 hingga Doktor
Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Ini Syarat Lengkapnya
Beasiswa Terbaru Juni 2026: Kuliah Gratis Tersedia di KIP hingga BSI, Buruan Daftar Sebelum Ditutup!
Beasiswa Sawit 2026 Resmi Dibuka, Kuota 5.000 Peserta, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:27 WIB

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:30 WIB

PPPK Dosen Disetop, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Rekrutmen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:00 WIB

Jangan Terlewat! 10 Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka, S1 hingga Doktor

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:15 WIB

Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya

Berita Terbaru

Oplus_0

Merangin

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:27 WIB