PGRI Desak Rekrutmen Guru CPNS Dibuka Lagi, Singgung Nasib PPPK

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak pemerintah kembali membuka rekrutmen guru melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Organisasi ini menilai jalur CPNS memberi kepastian karier dan perlindungan profesi bagi guru.

Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, menyampaikan sikap tersebut dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II 2026. Ia menegaskan PGRI terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan nasional lewat peran guru yang profesional dan sejahtera.

“Pemerintah perlu kembali menjadikan rekrutmen CPNS sebagai jalur utama untuk memenuhi kebutuhan guru nasional,” ujar Unifah.

PGRI juga menyoroti berbagai persoalan dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama terkait gaji dan tunjangan guru paruh waktu. Organisasi ini meminta pemerintah menyelesaikan masalah tersebut secara menyeluruh.

Baca Juga :  BSI Perluas Program Pendidikan untuk Ribuan Pelajar dan Mahasiswa

Selain itu, PGRI mengusulkan penghentian bertahap rekrutmen guru melalui jalur PPPK. Mereka mendorong pemerintah memprioritaskan kembali pengangkatan guru melalui CPNS.

Tak hanya soal rekrutmen, PGRI juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola guru dan tenaga kependidikan. Perbaikan ini mencakup perencanaan kebutuhan guru yang lebih akurat, percepatan pengisian kekosongan, serta pemerataan distribusi tenaga pendidik di berbagai daerah.

“Tanpa tata kelola yang baik, sistem pendidikan sulit berjalan efektif dan menjawab tantangan zaman,” kata Unifah.

PGRI turut meminta pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru secara adil dan layak, termasuk bagi guru non-ASN di sekolah negeri dan swasta. Mereka juga mendesak percepatan sertifikasi agar guru segera menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Baca Juga :  P3K Paruh Waktu Siap Jadi Penuh Waktu

Di sisi lain, PGRI menyatakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Organisasi ini meminta pemerintah memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran, terutama bagi anak-anak di daerah dengan risiko gizi tinggi.

PGRI juga mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar mengoptimalkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN dan APBD. Mereka menuntut penggunaan anggaran yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Dengan langkah tersebut, PGRI berharap pemerintah mampu menghadirkan sistem pendidikan yang kuat, merata, dan berorientasi pada masa depan generasi bangsa.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Libur Sekolah Semester Genap 2026 Segera Tiba, Orang Tua Wajib Catat Jadwal Resmi dan Rencana Kegiatan Anak
Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik
UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot
PPPK Dosen Disetop, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Rekrutmen
Jangan Terlewat! 10 Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka, S1 hingga Doktor
Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Ini Syarat Lengkapnya
Beasiswa Terbaru Juni 2026: Kuliah Gratis Tersedia di KIP hingga BSI, Buruan Daftar Sebelum Ditutup!
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:00 WIB

Libur Sekolah Semester Genap 2026 Segera Tiba, Orang Tua Wajib Catat Jadwal Resmi dan Rencana Kegiatan Anak

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:27 WIB

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Senin, 8 Juni 2026 - 22:00 WIB

UGM Pimpin 10 Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi 2026, IAIN Kerinci Ikut Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:30 WIB

PPPK Dosen Disetop, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Rekrutmen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:00 WIB

Jangan Terlewat! 10 Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka, S1 hingga Doktor

Berita Terbaru