JAKARTA – Changan Automobile memperkenalkan teknologi hybrid terbaru bernama BlueCore HEV di Chongqing, China. Teknologi ini mencatat konsumsi bahan bakar hingga 2,98 liter per 100 kilometer untuk penggunaan dalam kota.
BlueCore HEV mengusung sistem hybrid terintegrasi. Sistem ini menggabungkan mesin direct injection bertekanan 500 bar, motor listrik bertenaga besar, baterai berstandar keamanan tinggi, dan sistem kontrol berbasis kecerdasan buatan (AI cloud).
Teknologi ini tidak memerlukan pengisian daya eksternal. Pengguna cukup mengisi bahan bakar seperti mobil konvensional. Hal ini membuat penggunaan lebih praktis dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam uji jalan nyata, teknologi ini menunjukkan efisiensi tinggi. Changan melibatkan media dan pengguna dalam pengujian tersebut. Efisiensi paling terlihat saat kondisi lalu lintas perkotaan, seperti macet dan stop and go.
General Manager Changan Automobile, Zhao Fei, menyebut BlueCore HEV sebagai solusi mobilitas hybrid global. Changan mengembangkan teknologi ini selama enam tahun dengan lebih dari 1.000 insinyur. Perusahaan juga menginvestasikan lebih dari RMB 2 miliar.
“BlueCore HEV adalah solusi dari China untuk mobilitas hybrid global,” ujar Zhao Fei.
Teknologi ini juga mengutamakan kenyamanan berkendara. Changan membekali mobil dengan sistem peredam suara canggih, kontrol mesin yang halus, dan teknologi pembatalan gelombang suara. Fitur ini membuat kabin terasa lebih senyap saat berkendara.
Dari sisi ketahanan, BlueCore HEV melewati berbagai pengujian ekstrem. Changan menjalankan lebih dari 2 juta kilometer uji jalan, ratusan jam uji laboratorium, dan simulasi kondisi berat.
Changan menargetkan teknologi ini menjadi standar baru hybrid. Sistem ini memadukan efisiensi, performa, dan kecerdasan kendaraan dalam satu paket.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









