JAKARTA – Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang melancarkan serangan militer terhadap Iran. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, Mamdani menilai serangan yang melibatkan Amerika Serikat bersama Israel telah memperburuk situasi geopolitik global. Ia menyampaikan kritik itu saat menghadiri sebuah acara publik di Brooklyn, New York.
“Serangan militer hari ini menandai eskalasi berbahaya dalam tindakan perang agresi ilegal,” ujar Mamdani.
Warga Amerika Disebut Menginginkan Perdamaian
Lebih lanjut, Mamdani, menegaskan bahwa masyarakat Amerika sebenarnya tidak menginginkan konflik baru di luar negeri. Sebaliknya, banyak warga berharap pemerintah lebih fokus menangani persoalan domestik yang semakin mendesak.
Menurutnya, masyarakat Amerika saat ini menghadapi berbagai tantangan ekonomi, terutama terkait mahalnya biaya hidup dan krisis keterjangkauan perumahan.
“Rakyat Amerika tidak menginginkan kota-kota dibom, warga sipil terbunuh, ataupun medan perang baru dibuka. Sebaliknya, mereka menginginkan perdamaian dan solusi nyata untuk krisis perumahan,” tegasnya.
Pernyataan Berbeda Setelah Pertemuan di Gedung Putih
Namun demikian, kecaman Mamdani terhadap kebijakan militer Trump muncul hanya beberapa hari setelah keduanya bertemu di Gedung Putih. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai isu, terutama rencana.









