Transfer Keluar Bank Jambi Masih Terkunci, Nasabah Mulai Cari Bank Lain

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAMBI – Nasabah Bank Jambi masih kesulitan mengirim uang ke rekening bank lain melalui mobile banking. Kondisi ini membuat sejumlah nasabah harus mencari alternatif transaksi untuk memenuhi kebutuhan pembayaran.

Keluhan semakin terasa bagi nasabah yang menjalankan bisnis. Mereka membutuhkan transfer antarbank untuk membayar pemasok, mengirim dana kepada mitra, serta memenuhi berbagai kebutuhan usaha.

Di tengah keluhan tersebut, Bank Jambi terus memperbaiki sistem digital. Manajemen juga menjalankan petunjuk teknis dari Bank Indonesia (BI) sebelum membuka kembali seluruh fitur transaksi.

Nasabah Bisnis Rasakan Dampak Gangguan

Gangguan transfer keluar membuat aktivitas transaksi sebagian nasabah bisnis ikut tersendat. Mereka tidak dapat mengandalkan mobile banking Bank Jambi untuk mengirim dana ke rekening bank lain.

Kondisi itu mendorong nasabah mencari pilihan lain. Salah seorang nasabah dari kalangan pelaku bisnis bahkan mempertimbangkan pindah ke bank lain karena kendala tersebut menghambat kegiatan usaha.

“Sementara sebagian nasabah yang bergerak dibidang bisnis, sangat kecewa dengan layanan dari bank Jambi, sebab sangat menghambat.Ia kita beralih kebank lain saja.

Keluhan tersebut menunjukkan bahwa pemulihan layanan digital tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan. Bagi pelaku usaha, kelancaran transfer juga berkaitan langsung dengan aktivitas pembayaran dan perputaran transaksi.

Bank Jambi Jalankan Pemulihan Bertahap

Komisaris Utama Bank Jambi, Sudirman, mengatakan manajemen terus memperbaiki sistem dan menjalankan petunjuk teknis dari regulator.

Menurut Sudirman, Bank Jambi harus mengikuti ketentuan serta persetujuan regulator sebelum membuka seluruh fitur transaksi digital.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama. BI sudah menetapkan petunjuk teknis yang harus ditindaklanjuti oleh Bank Jambi,” kata Sudirman di Jambi, Kamis.

Baca Juga :  Milad 79 HMI, School of Leadership Digelar di Sungai Penuh

Karena itu, Bank Jambi memilih pemulihan secara bertahap. Manajemen menyesuaikan setiap tahapan dengan kebutuhan teknis dan aspek keamanan transaksi.

Transaksi Masuk Jadi Fokus Awal

Pada tahap awal, Bank Jambi memprioritaskan transaksi on-us. Layanan tersebut memungkinkan nasabah menerima dana dari rekening bank lain ke rekening Bank Jambi.

Namun, nasabah masih belum dapat menggunakan mobile banking untuk mengirim dana dari rekening Bank Jambi ke rekening bank lain.

Sementara itu, Bank Jambi terus mengerjakan tahapan pemulihan agar layanan digital dapat kembali mendukung berbagai kebutuhan transaksi nasabah.

Dengan demikian, nasabah yang membutuhkan transfer keluar harus menggunakan alternatif lain selama fitur tersebut belum kembali tersedia.

Keamanan Jadi Perhatian Bank Jambi

Sudirman menjelaskan bahwa proses pemulihan tidak hanya berfokus pada perbaikan sistem. Bank Jambi juga memperhatikan keamanan layanan dan perlindungan dana nasabah.

“Pihak regulator, dalam hal ini OJK dan BI, ingin memastikan seluruh celah keamanan telah teratasi dengan baik sebelum layanan dibuka penuh,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bank Jambi menempatkan aspek keamanan sebagai bagian penting dalam proses pemulihan. Karena itu, manajemen tidak membuka seluruh fitur secara bersamaan.

Target Pemulihan Berjalan hingga Desember

Bank Jambi menargetkan seluruh proses pemenuhan petunjuk teknis berjalan secara bertahap hingga akhir 2026.

Sudirman menyebut proses pembenahan berlangsung mulai September, kemudian berlanjut pada Oktober, November, hingga Desember.

“Dari pihak kami juga terus melakukan pembenahan sesuai batas waktu yang diberikan BI, secara bertahap dari September, Oktober, November hingga Desember,” ungkap Sudirman.

Baca Juga :  Sarjana Melayu Bersatu! ISMI Sungai Penuh-Kerinci Siap Gebrak Pembangunan Daerah

Dugaan Pembobolan Berdampak pada Ribuan Nasabah

Sebelumnya, Polda Jambi mengungkap kasus dugaan pembobolan rekening yang berdampak terhadap 6.609 nasabah Bank Jambi pada Februari 2026.

Dalam perkara tersebut, total kerugian yang tercatat dalam laporan mencapai Rp144,82 miliar.

Kasus itu kemudian mendorong Bank Jambi melakukan pemulihan layanan digital secara bertahap. Manajemen juga terus menjalankan pembenahan dengan memperhatikan keamanan sistem dan ketentuan regulator.

Karena itu, nasabah masih harus menunggu sampai Bank Jambi menyelesaikan setiap tahapan pemulihan. Khusus transfer keluar melalui mobile banking, layanan tersebut belum kembali tersedia hingga proses pemenuhan persyaratan teknis selesai.

FAQ

Mengapa transfer keluar Bank Jambi belum tersedia?

Bank Jambi masih menjalankan pembenahan sistem dan memenuhi petunjuk teknis dari Bank Indonesia sebelum membuka kembali fitur transfer keluar.

Layanan apa yang Bank Jambi prioritaskan?

Bank Jambi memprioritaskan transaksi on-us, termasuk transaksi masuk dari rekening bank lain ke rekening nasabah Bank Jambi.

Apakah nasabah sudah bisa transfer ke bank lain?

Untuk layanan mobile banking, fitur transfer keluar dari rekening Bank Jambi ke rekening bank lain masih belum tersedia.

Kapan Bank Jambi menargetkan pemulihan selesai?

Bank Jambi menargetkan proses pembenahan berlangsung bertahap dari September hingga Desember 2026.

Mengapa Bank Jambi tidak langsung membuka semua layanan?

Bank Jambi perlu menyelesaikan petunjuk teknis regulator sekaligus memastikan keamanan sistem dan perlindungan dana nasabah sebelum membuka seluruh fitur.(Tim)

Berita Terkait

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal
NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi
Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah
Transaksi Daerah Makin Digital, Sekda Arry Yuswandi Dorong ETPD Perkuat Tata Kelola Keuangan
Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua
Karya Lokal Siap Naik Kelas, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Kanwil Kemenkum Jambi
Flyover Sungai Penuh-Sumbar Mulai Bergerak, Pemprov Jambi Buka Jalan Menuju Studi Kelayakan
9 Bulan Jadi Tersangka, Berkas Amrizal Kini P21 dan Masuk Babak Baru
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah

Jumat, 25 September 2026 - 20:44 WIB

Transaksi Daerah Makin Digital, Sekda Arry Yuswandi Dorong ETPD Perkuat Tata Kelola Keuangan

Jumat, 25 September 2026 - 11:30 WIB

Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua

Berita Terbaru