Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – tanam jagung Pemdes Sumur Gedang

 

Lahan sekitar satu hektare di Desa Sumur Gedang, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, mulai kembali dimanfaatkan untuk memperkuat produksi pangan masyarakat.

Pemerintah Desa Sumur Gedang bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Dahril, BUMDes, dan perangkat desa turun langsung menanam jagung pada Jumat (25/9/2026). Langkah tersebut sekaligus membuka tahap kedua penanaman jagung di wilayah desa.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah desa terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi lintas unsur itu diharapkan mampu mendorong masyarakat ikut mengembangkan lahan produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Pemdes Sumur Gedang Turun Langsung ke Lahan

Kepala Desa Sumur Gedang, Eri Susrial, bersama Bhabinkamtibmas, BUMDes, dan staf desa terlibat langsung dalam proses penanaman.

Mereka memanfaatkan lahan sekitar satu hektare untuk penanaman jagung tahap kedua. Selain meningkatkan pemanfaatan lahan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah desa dan unsur keamanan di tingkat wilayah.

Baca Juga :  Rutan Sungai Penuh Gelar Pesantren Kilat Ramadhan

Eri mengatakan Pemdes Sumur Gedang ingin mengambil peran langsung dalam mendukung agenda ketahanan pangan pemerintah pusat.

“Kami pemdes Sumur Gedang siap menjadi bagian dari upaya besar ini. Penanaman jagung ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk kolaborasi nyata berbagai pihak dalam membangun kedaulatan,” ujarnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Pangan

Menurut Eri, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, pemerintah desa membuka ruang kerja sama dengan aparat keamanan, BUMDes, serta masyarakat.

Selain itu, Eri menyampaikan apresiasi kepada Polsek Sungai Penuh melalui Bhabinkamtibmas yang menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia menilai keterlibatan Bhabinkamtibmas dapat mendorong partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan pemerintah desa dalam menjalankan program pangan.

Dengan kolaborasi tersebut, Pemdes Sumur Gedang berharap kegiatan penanaman jagung tidak berhenti pada kegiatan tanam. Pemerintah desa juga ingin menjaga keberlanjutan pengelolaan lahan hingga menghasilkan produksi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dorong Swasembada Pangan dari Desa

Eri berharap sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat terus berjalan. Menurutnya, gerakan pangan dari tingkat desa dapat ikut memperkuat target swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Alfin Kunjungi Ponpes Darul Huffadz

“Penanaman jagung tahap kedua ini menjadi salah satu langkah kami untuk terus mendukung program ketahanan pangan. Kami berharap hasilnya nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Eri.

FAQ

Apa kegiatan yang berlangsung di Desa Sumur Gedang?

Pemdes Sumur Gedang bersama Bhabinkamtibmas, BUMDes, dan staf desa menanam jagung.

Berapa luas lahan yang digunakan?

Kegiatan penanaman jagung berlangsung di lahan sekitar satu hektare.

Apakah penanaman ini merupakan tahap pertama?

Tidak. Pemdes Sumur Gedang menyebut kegiatan tersebut sebagai penanaman jagung tahap kedua.

Apa tujuan kegiatan tersebut?

Kegiatan bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya swasembada pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Siapa saja yang terlibat?

Kegiatan melibatkan Pemdes Sumur Gedang, Bhabinkamtibmas, BUMDes, dan staf desa.(*)

Berita Terkait

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal
Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan
NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi
Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah
Angkutan Tanah Kampus STKIP Disorot, Jalan Kumun Hilir Rusak dan Berdebu
Transaksi Daerah Makin Digital, Sekda Arry Yuswandi Dorong ETPD Perkuat Tata Kelola Keuangan
Fajran Dorong BPD Perkuat Pengawasan Dana Desa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal

Senin, 28 September 2026 - 10:59 WIB

Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 06:00 WIB

Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah

Berita Terbaru