Sony Ajukan Paten, Smartphone Bisa Jadi Kontroler Game PlayStation

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sony mengajukan paten baru. Paten ini memungkinkan smartphone berfungsi sebagai kontroler tambahan untuk konsol PlayStation. Perusahaan teknologi asal Jepang itu merancang konsep “Input System” untuk menghadirkan pengalaman bermain yang lebih fleksibel dan interaktif.

Sony menghubungkan smartphone dengan controller PlayStation melalui sistem magnetik. Desain ini membuat kedua perangkat dapat saling menempel dan bekerja sebagai satu unit kontrol. Pengguna bisa memanfaatkan kombinasi ini untuk berbagai skenario permainan.

Paten ini memaksimalkan sensor yang ada pada smartphone. Sony menggunakan gyroscope untuk mendeteksi gerakan tangan, kamera untuk memindai objek atau membuat avatar, serta layar sentuh untuk kontrol seperti geser, ketuk, dan swipe. Pemain bisa menggerakkan karakter atau mengatur sudut pandang dengan lebih leluasa.

Baca Juga :  Galaxy S26 Ultra 2026: AI Canggih, Storage Jumbo

Sony juga menghadirkan fungsi layar kedua pada smartphone. Pengguna tetap melihat tampilan utama di televisi atau monitor, sementara informasi penting seperti minimap, inventori, dan notifikasi tampil di layar ponsel. Fitur ini mendukung game dengan kebutuhan manajemen data yang tinggi.

Teknologi ini membuka peluang untuk pembuatan avatar berbasis kamera. Sistem dapat memindai wajah atau objek nyata untuk menciptakan karakter dalam game. Sony juga mengembangkan fitur deteksi lingkungan yang memanfaatkan sensor smartphone untuk membaca cahaya, suhu, dan kondisi ruangan.

Baca Juga :  Smartphone Kencang Jadi Lemot? Begini Cara Mengatasinya

Sony belum mengumumkan jadwal rilis teknologi ini. Namun, paten tersebut diperkirakan akan hadir pada generasi konsol berikutnya, seperti PlayStation 6 yang rencananya meluncur pada 2028–2029.

Sony menegaskan bahwa paten tidak selalu berujung pada produk final. Perusahaan dapat menggunakan paten ini untuk menguji konsep dan mengembangkan inovasi di masa depan. Jika terealisasi, teknologi ini berpotensi mengubah cara bermain game dan menghadirkan sistem kontrol hybrid yang lebih modern dan adaptif.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bikin Email Siap Kirim Pakai AI, Praktis dan Hemat Waktu
OnePlus Rilis Pendingin HP Magnetik, Cek Harganya
Beli Kode Digital Makin Mudah, Cukup Lewat Link Ini
Harga PS5 Naik, Sony Resmi Kerek Harga Semua Varian hingga Rp 14 Juta
Cara Cepat Monetisasi YouTube, Begini Strateginya
Samsung Galaxy A18 5G Resmi Meluncur, Layar AMOLED dan Performa 5G Terjangkau
Vivo V70 dan V70 FE Meluncur, Andalkan Kamera 200MP
Robot Humanoid China Ancam Pekerja Ritel, Indomaret–Alfamart Terancam
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Bikin Email Siap Kirim Pakai AI, Praktis dan Hemat Waktu

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:00 WIB

OnePlus Rilis Pendingin HP Magnetik, Cek Harganya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Beli Kode Digital Makin Mudah, Cukup Lewat Link Ini

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WIB

Harga PS5 Naik, Sony Resmi Kerek Harga Semua Varian hingga Rp 14 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

Cara Cepat Monetisasi YouTube, Begini Strateginya

Berita Terbaru

Oplus_0

Nasional

Brimob Kawal Huntap Korban Bencana di Aceh Tamiang

Kamis, 2 Apr 2026 - 08:00 WIB